13 Kampung di Merauke Sudah Membentuk Koperasi Desa Merah Putih, Puluhan Lainnya Menyusul

0
Eric Rumlus

Eric Rumlus

Merauke, PSP – Beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo melaunching secara langsung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di berbagai daerah di seluruh Indonesia termasuk di provinsi Papua Selatan yang dipusatkan di Kampung Harapan Makmur, kabupaten Merauke.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) kabupaten Merauke, Eric Rumlus mengatakan sebanyak 13 kampung di kabupaten Merauke telah membentuk KDMP dan puluhan lainnya sementara berproses.

“ Kalau secara keseluruhan untuk kabupaten Merauke untuk yang terbentuk berbadan hukum itu baru 13 dari 179 kampung dan 11 kelurahan. Yang sudah melengkapi dokumennya sampai hari ini itu sudah mencapai 79-80 kampung yang sudah siap untuk diproses menuju pembentukkan aktanya,” katanya kepada media ini di kantor Bupati, Kamis (31/7).

Lebih lanjut, untuk kampung-kampung yang belum melengkapi dokumen pembentukan KDMP, pihaknya bersama DPMK melakukan pendampingan agar bisa segera dilengkapi dokumennya di bulan Agustus ini.

“ Kemarin kami berkoordinasi dengan dinas PMK melalui teman-teman pendamping untuk membantu kampung-kampung yang belum melengkapi dokumennya, sehingga kalau bisa di bulan Agustus ini semua dokumen sudah terlengkapi,” jelasnya.

Eric mengungkapkan hingga saat ini baru 1 kampung yang koperasinya telah beroperasi yaitu KDMP kampung HArapan Makmur yang juga menjadi percontohan untuk koperasi-koperasi lainnya di Provinsi Papua Selatan.

“ Yang sudah berjalan 1 kampung ini kampung Harapan Makmur, inikan kita bentuk dari nol sehingga mereka baru bergerak dengan menyiapkan mereka punya persediaan, barang-barangnya. Kita selalu melakukan pemantauan dengan memberikan laporan terus juga ke pemerintah pusat dan provinsi sehingga kita harapkan dalam waktu dekat kalau mereka sudah siap mereka bisa langsung action,” tuturnya.

Dirinya juga menambahkan, sebagian besar model bisnis KDMP yang nantinya beroperasi di Merauke berupa Warung Serba Ada (Waserda) sehingga koperasi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di kampung. “ Orientasi daripada koperasi Merah Putih ini rata-rata sama Waserda, yang paling penting adalah kebutuhan masyarakat, Sembilan Bahan Pokok (Sembako, Red) masyarakat itu harus tersedia di Koperasi,” pungkasnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *