Pelarian Salah Satu Tahanan Polres Merauke Berakhir di Jayapura
Tampak dibelakang Kapolres Merauke tahanan kabur yang berhasil diringkus di Jayapura
Merauke, PSP – Pelarian tahanan Polres Merauke berinisial HW alias H yang kabur dari Rutan Polres Meraue 31 Desember 2024 lalu berakhir di Sentani, Jayapura. H berhasil ditangkap berkat komunikasi yang dilakukan Polres Merauke dengan Polres Jayapura.
“Tahanan ini ditangkap Rabu 9 Juli 2025 di Sentani”, terang Kapolres Merauke, AKBP Leonardo Yoga didampingi Kasat Reskrim, AKP Anugerah Sari dan Kasi Humas, Ipda Andre, kemarin.
Pria yang sudah masuk daam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Merauke itu merupakan tersangka kasus pencurian bermotor atau curat. Pelariannya terhenti setelah tujuh bulan dalam pengejaran aparat Kepolisian. Ia diciduk polisi saat tengah asyik menonton festival budaya di Sentani, Kabupaten Jayapura. Untuk mengelabui petugas, ia mengubah penampilannya. Hanya saja, petugas tetap mengenali dan langsung menciduknya di tengah keramaian.
Saat kabur dari Rutan Polres Merauke ia sempat kabur ke Boven Digoel, kemudian bertolak ke Jayapura dengan menaiki pesawat. Di sana, ia berpindah-pindah tinggal di rumah kerabatnya.
“Dia ini terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor di Jalan Natuna dan Jalan Blorep. Barang bukti yang diamankan meliputi dua unit sepeda motor Honda Beat Street bernomor polisi PA 4138 FE dan PA 5126 FC”, beber Kapolres.
Atas perbuatannya, HW dijerat dengan pasal 363 Ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara maksimal tujuh tahun.
Atas penangkapan itu, Kapolres memberikan apresiasi kepada semua pihak dan masyarakat yang telah membantu proses penangkapan DPO Polres Merauke.
“Ini menjadi langkah signifikan dan sinergitas semua pihak dalam upaya penegakan hukum oleh Polres Merauke”, katanya mengapresiasi. HW merupakan bagian dari 6 orang tahanan yang kabur dari Rutan Polres Merauke jelang pergantian tahun lalu sekira pukul 03.00 WIT. Dengan penangkapan ini, total DPO yang sudah ditangkap 3 orang, sementara yang lainnya masih dalam pencarian.[FHS-NAL]
