Ribuan Masyarakat Boven Digoel Hadiri Kejuaraan Grass Track dan Motocross Putaran Pertama Papua Selatan
Tanah Merah, PSP – Ribuan Masyarakat Boven Digoel Hadiri Kejuaraan Grass Track dan Motocross Putaran Pertama Papua Selatan, di Kabupaten Boven Digoel. Hadir dalam pembukaan Kejuaraan Grass Track dan Motocross Open Putaran Pertama Papua Selatan, Ketua umum KONI provinsi Papua Selatan. Antonius Kaize. Kapolres Boven Digoel, Dandim 1711/bvd dan
Kadispora Boven Digoel.
Ketua umum KONI provinsi Papua Selatan. Antonius Kaize saat memberikan sambutan pada pembukaan, kejuaraan Grass Track dan Motocross Open Putaran Pertama Papua Selatan di Boven Digoel mengatakan, kejuaraan Grass Track dan Motocross sering dilakukan setiap Tahun oleh Pemerintah Provinsi Papua Selatan, berkaitan dengan hal tersebut, pada momentum HUT Bhayangkara Ke-79, Polres Boven Digoel juga ingin menyelenggarakan Kejuaraan Grass Track dan Motocross di Boven Digoel. Sehingga berkaitan dengan hal tersebut, maka open kejuaraan Grass Track dan Motocross Open Putaran Pertama Papua Selatan dilakukan di Kabupaten Boven Digoel, selanjutnya akan dilakukan di Kabupaten Mappi dan selanjutnya penutupan di Kabupaten Merauke.
Dikatakan Antonius Kaize, kejuaraan Grass Track dan Motocross yang diselenggarakan, guna mencari bibit-bibit Atlet yang handal dan profesional di selatan Papua mulai dari Kabupaten Boven Digoel, Mappi dan Kabupaten Merauke, hal ini bertujuan untuk menyaring bibit yang handal untuk ditampilkan di PON 2026.
“Jadi tahun ini putaran pertama kejuaraan Grass Track dan Motocross kita lakukan di Boven Digoel, nanti selanjutnya di Kabupaten Mappi dan Kabupaten Merauke,”ungkapnya.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Boven Digoel Alfons Tamngge saat membacakan sambutan bupati berujar, pemerintah daerah kabupaten Boven Digoel menyambut baik pelaksanaan kejuaraan grasstrack tersebut. Karena selain sebagai ajang untuk berkompetisi, juga sebagai wahana memperkokoh jalinan silaturahmi antar sesama crosser dari berbagai daerah, sekaligus sebagai ajang penyaluran bakat generasi muda di bidang otomotif.
Lebih lanjut ia mengatakan. selain sebagai ajang silaturahim sesama penggemar dan pecinta otomotif, kegiatan ini juga sebagai sarana untuk memasyarakatkan olahraga otomotif, khususnya di kalangan generasi muda boven digoel. Hal ini dibuktikan dengan peminat grasstrack sangat luar biasa. hal ini membuktikan jika daerah ini memiliki potensi besar dan memiliki bibit-bibit crosser yang siap tampil di berbagai iven. Dengan harapan kita, melalui iven yang dilaksanakan tahun ini, ke depan akan muncul crosser tangguh dari daerah ini yang mampu berbicara di level lebih tinggi.
“Kami berharap, iven semacam ini harus secara konsisten dilaksanakan di kabupaten boven digoel ini, yang tentunya bersinergi dengan melibatkan sponsor baik dari pemerintah daerah dan pihak swasta. langkah ini penting, selain sebagai ajang promosi, juga sebagai ajang pembinaan dan mengasah kemampuan bagi para crosser,”ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan grasstrack yang diselenggarakan di Boven Digoel merupakan seri pertama, yang dilangsungkan di Boven Digoel, dan akan berlanjut di kabupaten Mappi dan Merauke. Hal ini tentunya suatu kehormatan bagi kabupaten boven digoel dan kami memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak penyelenggara.
“Kami berharap para crosser yang tampil menjadi satria di dalam maupun di luar gelanggang, sehingga mampu menjadi teladan dan pelopor tertib lalu lintas, bersaing lah dengan Menjunjung Tinggi Nilai persahabatan dan sportifitas serta memegang tegu sikap Fair play,”tutupnya.

Sementara itu Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra, SH, SIK, M.M, CPH mengatakan, dari berbagai persiapan mulai dari lahan hingga pada pelaksanaan kejuaraan Grass Track dan Motocross Boven Digoel tidak mudah, namun semua itu berkat kerja sama semua elemen masyarakat Boven Digoel, Polres Boven Digoel hanya sebatas memfasilitasi serta memberikan dukungan, semua itu terjadi dikarenakan berkat juang masyarakat terutama para pecinta Grass Track dan Motocross. Hal ini dilakukan dami gaya juang, dan bangkitnya kembali Boven Digoel akan sektor pariwisata, dan sektor olahraga, ini yang perlu di sampaikan kepada Papua bahwa diujung timur Indonesia bukan hanya kabupaten Merauke tetapi juga ada kabupaten Boven Digoel yang memiliki nilai historis yang tidak kalah penting.
Menurut Kapolres, Masyarakat Boven memiliki daya kritis, daya Juang dan daya pamor tinggi yang ingin dilihat oleh dunia. dan seluruh masyarakat Papua. Bahwa Boven Digoel sudah bangkit dari tidur yang lama, dan sudah menuju perubahan yang lebih maju.
Artinya masyarakat Boven tidak mau ketinggalan, artinya milik Papua Selatan bukan hanya Merauke tetapi juga Boven Digoel. “Jadi pada kesempatan ini, saya mau sampaikan bahwa, dalam proses pekerjaan, mulai dari persiapan lahan, hingga sirkuit Grass Track, semua itu 80 persen sumbangsi dari masyarakat Boven. Bukan dari Kapolres atau polres, tetapi polres hanya memfasilitasi serta memberikan dukungan,”tandasnya.[VER-NAL]
