Program MBG Belum Sentuh SD Senayu, Ini Harapan Kepseknya
Guru dan murid di SDN Senayu
Merauke, PSP – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, hingga kini belum menyentuh SD Inpres Senayu yang terletak di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke.
Kepala SD Inpres Senayu, Agustina Buntarini, S.Pd, mengungkapkan harapan besarnya agar program tersebut bisa segera terlaksana dan bahkan diberikan secara rutin untuk mendukung semangat belajar para siswa, mengingat mayoritas peserta didik merupakan Orang Asli Papua (OAP).
“Harapan saya program ini bisa segera terlaksana. Syukur kalau bisa rutin, misalnya beberapa kali dalam sebulan, supaya bisa jadi dukungan agar anak-anak rajin datang ke sekolah,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (24/6).
Agustina menjelaskan, SD Inpres Senayu memiliki sekitar 120 siswa, di mana sekitar 90 persen di antaranya adalah OAP yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kondisi ini membuat pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak menjadi tantangan tersendiri.
“Kehadiran program MBG sangat diharapkan agar anak-anak bisa tumbuh sehat dan lebih semangat mengikuti proses belajar di sekolah. Sampai saat ini, kami masih menanti kejelasan kapan program ini benar-benar akan dijalankan,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan, sebelumnya pihak TNI AL sempat mengunjungi sekolah, melakukan peninjauan dan pendataan jumlah siswa serta guru. Ia mendengar bahwa rencananya akan ada pembagian sembako bagi masyarakat sekitar, dengan sekolah sebagai lokasi kegiatan.
“Mereka sudah tinjau tempatnya, datang ke sekolah, dan ambil data jumlah anak serta guru. Tapi pelaksanaannya belum ada,” jelasnya.
Agustina menutup pernyataannya dengan harapan besar agar program MBG dapat segera berjalan, sehingga dapat membantu meningkatkan asupan gizi anak-anak sekaligus mendorong semangat mereka untuk bersekolah. “Harapannya, program MBG segera terealisasi di sekolah kami, supaya semangat anak-anak untuk datang ke sekolah bertambah, dan kondisi gizi mereka juga bisa berangsur membaik,” pungkasnya.[CR1-NAL]
