23 Juli 2024

Pj. Gubernur Safanpo Hadiri Penutupan Pelatihan Barista Kopi di Merauke

0

Pj. Gubernur Safanpo saat menyapa para peserta pelatihan barista di RKD.

Merauke, PSP – Pj. Gubernur Papua Selatan Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST.,MT menyempatkan diri menghadiri penutupan pelatihan barista kopi yang digelar di Rumah Kopi D’Waroeng (RKD), sejak beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui pelatihan barista kopi ini diinisiasi pihak Polri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78 beberapa waktu lalu, diperuntukkan bagi kawula muda orang asli Papua.

Tertanggal 25 Juni 2024 lalu, Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya sempat membuka kegiatan pelatihan ini, dan ditutup Pj. Gubernur Safanpo di RKD, (Kamis 4/7).

Pada kesempatan itu, Pj. Gubernur Safanpo mengucap terima kasih karena boleh mengakomodir anak-anak Papua dalam mengelola potensi dirinya.

“Terima kasih sudah memberikan pembekalan kepada adik-adik dalam hal mengelola potensi diri,” ucapnya.

Dilanjutkan, bahwa komptensi yang dimiliki setiap orang dapat diperoleh dari 3 unsur, baik dari pendidikan, pelatihan dan pekerjaan. “Pertama kompetensi yang ada pada kita diperoleh dari pendidikan, kedua datang dari pelatihan-pelatihan. Saya selalu mengingatkan agar pelatihan-pelatihan yang dilakukan berbagai pihak itu untuk sekali diikuti. Selanjutnya kompetensi yang boleh kita terima itu berasal dari pengalaman kita bekerja, karena ada proses belajar dalam bekerja,” tuturnya.

Dikatakan mengingat pelatihan yang diberikan oleh pemerintah juga terbatas, maka penting berbagai pihak melakukan pelatihan untuk mengelola potensi anak-anak bangsa.

Ditempat yang sama Owner RKD Jasman Tristanto,S.Sos menyebutkan kegiatan pelatihan itu merupakan kali kedua yang dilakukan sejak tahun 2023.

“Tahun 2023 kami lakukan pelatihan 10 orang dan terjaring 6 orang, dan kali ini dari 17 orang, 5 orang diantaranya dapat kami tarik dan sekaligus bekerja disini,” ujar Jasman.

Disebutkan, peserta yang mengikuti pelatihan dan selanjutnya terakomodir itu juga mendapatkan paket dan bantuan membuka usaha. “Mereka medapatkan paket bantuan usaha, selain itu juga mereka mendapat bekal bagaimana cara meracik kopi dan selanjutnya mereka sudah bisa membuka usaha,” kata dia.  [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *