Perlu Sosialisasi Masif Tentang Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan
Merauke, PSP – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kabupaten Merauke menggelar sosialisasi program JKN-KIS bersama dengan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena yang diikuti oleh kalangan masyarakat mulai dari peguyuban, organisasi pemuda hingga mahasiswa, Sabtu (18/2/2023).
Sekda kabupaten Merauke, Ruslan Ramli yang juga turut hadir mengatakan bahwa sosialisasi program JKN-KIS kepada masyarakat sangat perlu dilakukan mengingat masih banyak masyarakat yang belum memahami terkait layanan kesehatan mana saja yang di cover dan yang tidak di cover oleh BPJS Kesehatan.
“ Ternyata ada yang tidak dipahami di masyarakat kita seperti tadi dari paguyuban mana menyampaikan, dia luka bakar tidak ditanggung BPJS (Kesehatan), asumsinya beliau luka bakar padahal yang mengakibatkan luka bakar itu bencana, karena adanya bencana itu tidak ditanggung oleh BPJS,” katanya kepada media ini setelah kegiatan.
Sehingga, lanjutnya, sosialisasi semacam itu perlu dilakukan secara terus-menerus di kalangan masyarakat agar tidak terjadi kekeliruan dalam implementasi program JKN-KIS di lapangan.
“ Sehingga tadi saya sampaikan ini harus disosialisasikan di tingkat grassroots supaya tidak confused (bingung) seperti apa layanan yang tidak bisa di cover oleh BPJS. Harus disosialisasi secara masif kalau memang ada regulasinya disampaikan biar masyarakat tidak berharap banyak tapi ternyata tidak di cover,” jelasnya.
Hal-hal begitu perlu masyarakat untuk pahami melalui sosialisasi kepada masyarakat secara langsung sehingga tidak menimbulkan pro-kontra di masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang di cover oleh BPJS Kesehatan.
“ Supaya betul-betul dia sudah siap bahwa ini kejadian ini atau musibah ini atau luka ini atau jenis seperti apapun itu tidak dicover oleh BPJS,” pungkasnya.[JON-NAL]
