Mahasiswa KKN UNMUS, Lakukan Pengabdian di Kampung Kafiyamke

0
WhatsApp Image 2022-03-11 at 21.06.40

Merauke, PSP – Mahasiswa (Kuliah Kerja Nyata) KKN kelompok 18 (Universitas Musamus) UNMUS Merauke di kampung kafiyamke distrik ulilin gelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan inovasi produk yakni pembuatan briket, pembuatan pisang sale serta pembuatan gapura selamat datang dan selamat jalan. Pembuatan briket dan pisang sale, tentu sudah lakukan dibeberapa waktu belakangan ini dan tinggal pembuatan gapura yang sementara dalam proses pembuatan.

Saat dihubungi melalui via telepon, Ketua Kelompok 18 Antonius R. Ohoiulun menyampaikan, dalam berlangsung kegiatan pengabdian di kampung kafiyamke distrik ulilin, tentu kami sangat apresiasi pada masyarakat pada umumnya, karena antusias masyarakat sangat pro-aktif terhadap kegiatan-kegiatan yang kami lakukan di kampung kafiyamke.

Pembuatan Pisang Sale Oleh Mahasiswa KKN Kelompok 18 UNMUS Jumat, (11/3/22) Foto; PSP/RADE

“Namun memang ada beberapa kendala yang kami hadapi dilapangan seperti misalnya tidak mempunyai alat tukang, dan beberapa kendala lainnya, tetapi karena begitu besar antusias masyarakat, sehingga mereka dapat melengkapi kendala-kendala yang kami hadapi, dan dengan situasi dan kondisi sumber daya alam yang ada kami bisa mencoba memberikan apa yang bisa kami bantu pada masyarakat dan semua kami lakukan serta berjalan baik,” ucap Ketua Kelompok saat di hubungi, Jumat ,(11/3/22).

Tambahannya, kami juga telah mendapatkan kunjungan dari pihak kampus untuk melihat kegiatan pengabdian kami pada masyarakat. Dan memang kami hadir disini untuk membantu masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada, seperti salah satunya tempurung kelapa.

Pembuatan Briket oleh Mahasiswa KKN Kelompok 18 UNMUS, Jumat (11/3/22) Foto; PSP/RADE

“Dan memang di kampung kafiyamke ada usaha kopra yang dilakukan oleh masyarakat, tetapi banyak tempurung-tempurung kelapa yang terbuang-buang begitu saja, sehingga kami manfaatkan tempurung kelapa untuk membuat briket yaitu arang dari tempurung kelapa dan memang kami lakukan karena arang briket ini bisa bertahan lama,” kata dia.

Selain itu, harapannya, semoga apa yang kami berikan, terutama dalam pembuatan briket dan lainnya pada masyarakat ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, dan kami juga mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat kampung kafiyamke distrik ulilin yang selalu memberikan pelayanan terbaik dalam kehidupan kami bersama masyarakat. [RADE-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *