Petrus Birif : Janji Tinggal Janji

0
Peraih 3 Medali Ajang Peparnas XVI Papua Tahun 2021, Petrus Wis Birif

Peraih 3 Medali Ajang Peparnas XVI Papua Tahun 2021, Petrus Wis Birif

Merauke, PSP – Janji tinggal janji. Itulah kalimat yang diucapkan oleh peraih 3 medali Perhelatan Pekan Paralimtik Nasional (Papernas) XVI Papua tahun 2021 cabang olah raga (Cabor) renang, Petrus W. Birif.

Setelah sukses membawa nama kontingen Papua, bonus yang dijanjikan tak kunjung tiba. Petrus mengaku , karena  janji gubernur Papua untuk memberikan hadiah uang tunai sebagai ucapan terima kasih, belum juga direasliasaikan.

Saat berkunjung pada media ini, Petrus W. Birif menyampaikan, gubernur saat pelepasan kontingen mengatakan, jika atlet disabilitas yang meraih medali emas akan mendapatan penghormatan yang lebih besar dengan diberikan uang tunai sebesar Rp  1 miliar.

Baca Juga : Sutarjo Setuju Gunakan APBK Buat Bantu Beli Pupuk

“Saya sebagai atlet yang mempunyai kebutuhan khusus atau disabilitas, sudah membuktikan serta mengharumkan nama papua pada ajang papernas XVI papua tahun 2021 dengan meraih 2 medali emas dan 1 medali perak pada cabor renang, ini tentu menjadi bentuk apresiasi yang luar biasa dan harus didukung penuh oleh pihak pemerintah baik provinsi maupun kabupaten. Oleh karena itu, saya mohon pada pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah agar dapat  melihat nasib kami sebagai atlet disabilitas,” tegas Petrus di kantor redaksi Papua Selatan Pos, Senin (10/1/22).

Kini sudah hampir jelang 4 bulan kami belum diberikan kejelasan mengenai  pemberian uang tunai sebesar 1 miliar rupiah yang dijanjikan oleh gubernur Papua. Jelang natal dan tahun baru gubernur papua berjanji akan berikan uang tunai di tanggal 20 Desember 2021, namun ternyata cuma janji kosong saja yang didapat.

Baca Juga : Jalan Sudah Bagus, Masyarakat Jangan Terlena

“Saya juga sedang berusaha untuk bertemu dengan bupati Merauke, dengan tujuan agar kiranya bupati bisa turut melihat nasib kami khususnya atlet disabilitas yang mempunyai prestasi, kiranya kami bisa dirangkul oleh pemerintah daerah, agar kami juga bisa mendapatkan kehidupan yang layak,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, walaupun mempunyai kebutuhan khusus, tetapi kami mampu untuk menunjukan yang terbaik serta mampu membawa nama baik papua dicabor renang dan beberapa cabor lainnya secara nasional. Namun realitanya pemerintah hanya memberikan janji-janji manis pada kami, tanpa melihat nasib kami. [RADE-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *