Istri Dikirim Pulang Ke Pangkuan Tuhan Lantaran Cemburu
Konferensi Pers kasus pembunuhan di Kelapa Lima. Foto: PSP/JON
Merauke, PSP – Ada sebuah lagu, kalau sudah tidak cinta pulangkan saja aku pada kedua orangtua ku. Namun yang dilakukan pria berinisial AA alias N (41 tahun) di Kabupaten Merauke diluar kelaziman tersebut.
Wanita yang telah hidup serumah dengannya tidak dikirim pulang ke kedua orang tua wanita tersebut, tetapi dikirim pulang langsung ke pangkuan Tuhan Yang Maha Esa.
Alasan pria tersebut sangat sederhana. Dia terbakar api cemburu, sehingga dengan tega menghabisi wanita yang telah hidup seatap dengannya. Kasus tersebut kini sudah berada ditangan Polisi.
Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji didampingi Kasat Reskrim, AKP Najamuddin saat menggelar konferensi Pers di Mapolres Merauke, Kamis (16/12) membenarkan telah menangani kasus tersebut. Kasus tersebut adalah tindakan kriminal berupa penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang.
Korbannya adalah wanita yang telah berkomitmen untuk hidup dalam satu atap bersama pria tersebut. “Memang mereka belum menikah secara sah, tetapi sudah hidup serumah,” kata Najamuddin.
Kasat reskrim menjelaskan kejadian tersebut terjadi pada 10 Desember 2021 lalu dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di jalan Kelapa Satu, Kelurahan Kelapa Lima kabupaten Merauke.
“Kejadian bermula dari api cemburu,” ucap Kasat.
Setelah melakukan aksi kejinya tersebut, pelaku sempat mencoba melarikan diri ke daerah Kaliki, namun anggota kepolisian dengan sigap mengejar hingga akhirnya pelaku menyerahkan diri.
Atas perbuatannya tersebur, pelaku disangkakan dengan pasal 338 KUHP subsider 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan biasa atau penganiayaan yang mwngaikatkan hilangnya nyawa orang.
” Saat ini proses penyidikan kita limpahkan ke Polsek Kota,” pungkasnya. [JON-NAL]
