Lapas Kelas II B Merauke Butuh Tenaga Kesehatan
Kalapas Kelas II B Merauke, Lukas Laksanakan Frans.
Merauke, PSP – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke Lukas Laksana Frans mengatakan pihkanya saat ini tidak memiliki tenaga kesehatan (Nakes) di Lapas kelas II B Merauke.
Menurut Kalapas, ketika ada warga binaan yang terserang penyakit, maka pihaknya mesti bawa ke poliklinik atau puskesmas, hal tersebut perlu dilakukan karena memang tidak ada petugas yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan di Lapas Kelas II B Merauke.
“Kalau kita tidak tangani dan ada apa-apa di dalam, kita serba salah. Tentu kita yang disalahkan. Tapi kalau ada tenaga kesehatan kita tidak perlu bawa mereka keluar,” katanya belum lama ini.
Frans juga mengungkapkan bahwa beberapa tahun sebelumnya ada perawat khusus yang ditempatkan di Lapas Merauke namun sejak tahun 2013 telah pindah dari Merauke.
Selain itu juga sebelumnya sudah ada kerja sama dengan salah satu layanan kesehatan yaitu Puskesmas Gudang Arang, namun karena ada pandemi Covid-19 sehingga untuk sementara pelayanan dari puskesmas tersebut tidak berjalan lagi.
Untuk itu Kalapas pun berharap, adanya perhatian untuk warga binaan di Lapas Merauke tersebut.
“Kalau saya condongnya diperbantukan saja begitu. Tapi kalau ada Nakes yang ditempatkan khusus disini kami lebih senang lagi,” tambahnya..
Dirinya juga mengatakan pihaknya akan mencoba untuk menyurat ke Pemda untuk pemohonan Nakes yang ditempatkan di Lapas kelas II B Merauke. Dimana pihaknya setidaknya membutuhkan satu orang perawat untuk menangani warga binaan Lapas Kelas II B Merauke.[JON-NAL]
