Mobil Angkut Air bersih Marak, Pendapatan Penjual Air Bersih Gerobak Terancam
Penjual Gerobak Air Bersih. Foto: PSP/YAND
Merauke, PSP – Pemilik Gerobak Air Bersih Umar saat ditemui mengatakan, di tahun 2021 ini kami kesulitan dalam bersaing, karena sekarang sudah banyak sumur-sumur yang tersedia dan juga banyak mobil-mobil yang mengangkut air bersih dengan volume besar, sehingga kami hanya bisa melakukan perkerja kami dengan penuh kesabaran.
“Untuk air bersih ini kami jual satu jerigen 30 liter harganya Rp 5.000 rupiah dan untuk satu gerobak air bersih itu jumlahnya 15 jerigen 30 liter, sehingga dalam penjualan air bersih 1 hari kadang bisa laku cuman 2 jerigen dan kadang-kadang 1 gerobak juga laku, tetapi pada dasarnya tidak tetap,’ ucap Umar saat ditemui, Senin (1/11/21).
Di juga menambahkan, di tahun-tahun sebelumnya, kami pemilik gerobak air bersih untuk 1 hari bisa mendapatkan pendapatan Rp 200.000 ribu sampai Rp 500.000 ribu per hari, namun dengan banyaknya mobil-mobil pengangkutan air bersih ini, tentu menjadi saingan bagi kami, tetap itulah proses persaingan pasar yang secara profesional, sehingga kami tetap konsisten dengan pekerjaan kami.
“Gerobak air bersih ini mulai tidak tetap sejak tahun 2015 hingga saat, itu kami sudah mulai kewalahan karena banyak pelanggan kami yang sudah mulai pindah pada penjual air lainnya, sehingga pelanggan kami ini kadang-kadang mereka ambil kadang tidak,”ujarnya.
Kata dia, penjualan gerobak air bersih ini kami sudah jual mulai dari pagi hari jam 05:00 sampai jam 17:00 selesai, jadi ada yang kami jalan keliling, misalnya di kompleks belakang rumah sakit, jalan noari, belakang gedung negara dan sekitarnya depan toko dua. [YAND-NAL]
