Puluhan Murid di Wambi Tak Bisa Lanjut Pendidikan
Wakil Ketua 2 DPR D Merauke, Dominikus Ulukyana
Merauke, PSP – Guru tidak berada di tempat tugas bukan lagi isu semata. Imbasnya, sudah pasti tertuju kepada anak didik. Guru tidak berada di tempat tugas terjadi di Wambi, Distrik Okaba, Kabupaten Merauke.
Dampak yang terjadi, puluhan murid di SD YPPK Wambi, Distrik Okaba, kabupaten Merauke tidak bisa memperoleh ijasah. Di sekolah tersebut, kepala sekolah dan guru diduga telah mangkir selama bertahun-tahun.
Wakil Ketua DPRD Merauke, Dominikus Ulukyana mengaku dihujani keluhan oleh orangtua wali murid akibat anak-anaknya tak tersentuh kegiatan belajar mengajar bahkan tak bisa melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Anak-anak itu mengulang lagi, mereka satu tahun tinggal, tapi tidak sekolah, terpaksa mereka tidak ujian dan kembali lagi di kelas 6,” terangnya di Kantornya belum lama ini.
Domin sudah mendatangi dan melihat langsung kondisi sekolah tersebut. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan fasilitas yang lengkap bagi guru agar betah dalam melaksanakan tugasnya. “Gurunya semua di Merauke sini. Kita Tanya juga kepada orang tuanya, katanya belum pernah ada guru datang kesini. Masalahnya bukan hanya tahun ini, sudah 4-5 tahun yang lalu. Ini hanya satu sekolah saja yang kita ekspos, tapi seluruh sekolah di wilayah itu semua juga tidak jalan,” terangnya.
Untuk menyelesaikan persoalan ini, upaya berkomunikasi dengan dinas terkait telah dilakukan. Namun, menurut Domin tidak ada respon yang berarti. “Kita tunggu saja ganti kepala dinas dulu baru kita bahas, buat program. Kami dari DPR juga pernah ajukan ke dinas supaya kalau bisa masuk rasio rombongan belajar di Merauke dan berapa guru. Kita tahu bahwa setiap tahun ada ratusan guru yang pensiun, tapi pengangkaatan guru sama sekali tidak ada,” pungkasnya. [WEND-NAL]
