SD YPPK ST. Theresia Buti Libatkan Orang Tua dalam Pelaksanaan Pembelajaran
Marselina Kamenong, Kepala Sekolah SD YPPK ST. Teresia Buti
Merauke, PSP – Sesuai dengan edaran dinas pendidikan bahwa sekolah – sekolah yang berada dikawasan kota merauke kini termasuk zona merah, sehingga pembelajaran tatap muka tidak dilakukan oleh pihak sekolah.
Untuk itu SD YPPK ST. Theresia Buti menerapan pembelajaran dengan menggunakan sistem luring dan darling. Dimana siswa dalam proses pembelajarannya diharuskan mengambil modul – modul pembelajaran yang telah disediakan sekolah.
Kepala SD YPPK ST. Theresia Buti, Marselina Kamenong menyampaikan bahwa sekolah melakukan pelayanan bagi siswa dari mulai pukul 08.00 hingga 12.00 dengan tetap menerepkan protokol kesehatan dan juga membagi jadwal siswa yakni hari Senin untuk kelas 1, hari Selasa untuk kelas 2, hari Rabu untuk kelas 3, hari kamis untuk kelas 4, hari Jumat untuk kelas 5 dan hari Sabtu untuk kelas 6.
Marselina menjelaskan, setelah murid mengambil modul dan tugas, siswa diberikan waktu hingga 1 sampai 2 minggu untuk mengerjakan dan mengumpulkan tugas disekolah oleh orang tua wali murid, selanjutnya sekolah akan memberikan tugas baru lagi kepada orang tua wali murid.
Marselina menambahkan, untuk guru yang mengajar tetap datang kesekolah untuk mempersiapkan modul-modul pembelajaran bagi murid.
“ Untuk pelayanan orang tua wali murid tentu kami dari pihak sekolah tidak membatasi, tetapi kami arahkan mereka langsung bertemu dengan guru kelasnya masing – masing dan sejauh ini orang tua wali murid tidak datang berbondong – bondong, karena mereka juga cukup waspada dengan wabah pandemi Covid-19 ini,” ungkap Marselina saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (30/7).[CR1-NAL]
