Bea Cukai Genjot Ekspor, Kali Ini Venir Kayu

0
Ekspor venir kayu (2)

Ekspor venir kayu. Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Bea Cukai Merauke tidak berhenti dalam mengenjot ekspor di wilayah perbatasan timur Indonesia. Setelah keberhasilannya dalam melaksanakan 4 (empat) kali ekspor perdana dari produk kepiting, kini giliran ekspor produk kehutanan yang berhasil melaksanakan ekspor perdana.

Sejumlah 3001.9m³ atau 2.213 MT Veneer Kayu berhasil dilakukan ekspor perdana oleh PT. Tulen Jayamas Timber Industries dengan negara tujuan Malaysia.

Dari ekspor perdana tersebut menghasilkan penerimaan negara dari Bea Keluar sebesar 1,7 Milyar dan Devisa Ekspor sebesar  USD 984,273.15.

Kepala Bea Cukai Merauke Nazwar dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, sampai dengan hari ini, penerimaan negara yang berhasil dikumpulkan oleh Bea Cukai Merauke sebesar 23,5 Milyar dari target 1,2 Milyar atau 1.962% dari target yang ditetapkan.

Penerimaan negara terbesar berasal dari Bea Keluar Crude Palm Oil sebesar 21,8 Milyar dan Bea Keluar Veneer Kayu sebesar 1,7M.

“Tentunya ini capaian yang sangat mengembirakan bagi Bea Cukai Merauke, ditengah pandemic covid-19, ditengah pertumbuhan ekonomi yang kurang bagus, kita justru mampu memacu pertumbuhan ekspor yang sangat signifikan dengan mampu menghadirkan eksportir-eksportir baru dan menorehkan penerimaan negara 1.962% dari target yang dibebankan,” kata Nazwar kemarin.

Nazwar optimis capaian penerimaan negara dari Bea Keluar dan Bea Masuk di tahun 2021 akan terus bertambah, khususnya dari ekspor crude palm oil dan veneer kayu. “Begitu juga dengan pertumbuhan ekspor secara umum akan terus naik, mengingat produk perikanan yaitu kepiting bakau setiap minggunya selalu melakukan ekspor,” ujar Nazwar. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *