Dishub Kesulitan Lakukan Pengawasan di Penyeberangan Bian

0
Kadis Perhubungan Merauke, Fransiskus Anggawen

Merauke, PSP – Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke mengaku kesulitan melakukan pengawasan secara terus menerus di penyeberangan kali Bian. Hal ini menyusul atas adanya keluhan masyarakat yang menilai bahwa pemilik kapal seringkali memberikan harga diatas ketentuan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke, Fransiskus Anggawen mengatakan bahwa pihaknya belum memiliki kantor di sekitar penyeberangan Bian sebagai tempat tinggal timnyaa.

“Memang kita kesulitan dipengawasan. Kebetulan petugas saya ini rata-rataa tinggal dikota. Jadi bolak-balik. Kalau tiap hari juga agak kerepotan. Kalau ada petugas, yang operator belang ini stabil, bisa. Ketika petugas tidak ada, dia mulai bermain harga,” ujarnya di kantornya belum lama ini.

Frans menambahkan bahwa selama ini pihaknya memberi kepercayaan kepada pemilik kapal untuk mengelola dengan baik. Namun, apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian, ia mengancam akan mencabut izin operasional kapal.

“Sebenarnya kita kasih kewenangan untuk mereka jalan baik. Kalau kami sebatas ngomong saja. Kalau masih ya kami tarik izin. Kan mereka punyaa izin,” ujarnya.

Oleh karenannya, pasca adanya keluhan ini, Frans meminta kepada pemilik kapal agar berkordinasi dengan baik bersama para pemumpang.  “Kita juga sudah sampaikan ke mereka, kamu kalau mau naikan penumpang komunikasi baik dulu. Apalagi kalau waktu air turu, antara jembatan dan air kan jauh, jadi mereka harus angkat kendaraan, itu kan memang beda bebean kerjanya. Jangan sudah jalan ditenggah baru bilang harga,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *