Masyarakat Pesimis PT Harvest Bisa Selesaikan Tugas Dalam 3 Bulan
Rapat Koordinasi Pemeriksaan DPLH PT Harvest. Foto: PSP/WEND
Merauke, PSP – Masyarakat kampung Marga Mulaya Distrik Semangga tidak yakin bahwa PT Harvest Pulus Papua akan mampu menyelesaikan bau kotoran ayam dalam masa 3 bulan, sebagaimana yang telah disepakati.
Ketua Bamuskam Marga Mulya, Azwari Subhan mengatakaan kegelisahan masyarakat akibat terdampak bau kotoran ayam ini, sudah bertahun-tahun terjadi. Selama bertahun-tahun juga, menurutnya tidak ada upaya progresif dari pihak perusahaan untuk benar-benar menghilangkaan bau kotoran ayam.
“Tidak yakin juga. Kemarin kan katanya dia akan pasang 8 (instalasi), ini sudah terpasang 4, tapi lebih menyengat, malah bisa bikin pusing, tadi saya lewat sore (red:6/6) masih bau. Kadang hilang, kadang tidak, tidak menentu. Karena mungkin dari pengelola saja mungkin didalam yang malas tahu, atau kadang kipasnya terlalu panas, dia matikan blowernya akhirnya dia menyenggat,” kata Azwari melalui sambungan telepon, Minggu (6/6/2021).
Azwari juga mengkawatirkan bau akan muncul kembali pada musim penghujan mendatang. “Sekarang kan musim kemarau, biasanya jauh lebih menyengat dimusim hujan, dengan limbah cairnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Marga Mulya, Zubaidah Alfakir berharap pihak perusahaan akan mampu menyelesaikan persoalan pencemaran udara ini sesuai waktu yang telah disepakati.
“Nanti, kita akan lihat pada 3 September seperti yang disepakati kemarin, mudah-mudahan Harvest Fulus Papua mampu mengatasi limbah,” katanya melalui sambungan telepon, Minggu (6/6/2021).
Apabila upaya perusahaan gagal dalam menghilangkan bau, ia mengancam akan kembali melakukan aksi guna memperolah jalan keluar. “Tentu kita akan kumpulkan kembali tokoh-tokoh masyarakat, perwakilan dari RT yang paling terdampak kemarin maunya seperti apa. Kita berharap Harvest Pulus Papua ini bersungguh-sungguh untuk menghilangkan bau kotorannya,” pungkasnya. [WEND-NAL]
