25 Oktober 2021

Papua Selatan Pos

Berita harian pagi Papua Selatan Pos

Apakah setuju jika guru yang mangkir atau tidak menjalankan tugas agar mengembalikan gaji mereka?

Ilustrasi guru

Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Sudah seharusnya guru menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Karena selama menjalankan tugas profesinya tentu ada imbalan atau gaji yang mereka terima. terlepas statusnya Negeri atau honor, jika mereka mangkir atau tidak menjalankan tugas apakah mereka pantas menerima gaji atau justru sebaliknya mereka harus mengembalikan gaji?

Berikut ini pendapat masyarakat Merauke, saat ditanya apakah setuju jika guru yang mangkir atau tidak menjalankan tugas agar mengembalikan gaji mereka? Berikut ini jawaban mereka…

Setuju, Karena Bagaimanapun Dibayar Negara

Erni

Merauke, PSP – Erni, salah seorang guru disalah satu sekolah di Merauke menyatakan setuju apabila guru tidak menjalankan tugasnya kemudian wajib mengembalikan gajinya ke Negara.

“Sangat setuju, karena bagaimanapun kita dibayar Negara. Jadi kita harus mengabdi. Jadi kalau kita tidak mengabdi ya otomatis kan itu dikembalikan ke negara,” katanya, Kamis (3/6/2021).

Namun demikian, Erni juga memahami beratnya tantangan para guru untuk menjalankan tugasnya. Khususnya yang bertugas di daerah terpencil, yang memiliki keterbatasan akses transporatsi. “Tapi juga sangat susah disini, karena mereka punya alasan kalau mereka tidak tinggal ditempat tugas itu banyak faktor. Salah satu penyebabnya adalah ketidaknyamanan, kemudian transportasi kesana,” pungkasnya. [WEND]

Setuju, Tapi Minimal Setengahlah           

Abdul Rasyid

Merauke, PSP – Abdul Rasyid, Guru di salah satu sekolah swasta di Merauke ini setuju apabila guru wajib mengembalikan gajinya karena tidak menjalankan tugas. Namun, menurutnya setidaknya jangan semua. 

“Ya tidak semuanyalah, minimal dia tidak mengambil tunjangannya, hanya pokoknya saja itupun setenggah. Karena mungkin itu juga karena kondisi dia, karena kendala-kendala tempat yang jauh, terpencil,” ujarnya, Kamis (3/6/2021). 

Menurutnya, pihak sekolah juga berkewajiban memberikan pemahaman kepada guru yang sering mangkir dalam menjalankan tugasnya. “Ya kalau masuk akal, mungkin bisa dimaklumi. Yang penting dari kepala sekolah juga harus memberikan bimbingan motivasi juga,” tandasnya. [WEND]

Harus Lihat Pokok Permasalahan

Firman Wiratama

Merauke, PSP – Bagi Firman Wiratama, dirinya belum bisa memutuskan atau mengambil kesimpulan tentang setuju atau tidak. Sebab, Firman harus melihat terlebih dahulu pokok permasalahan guru tersebut tidak melaksanakan tugas. “Kalau saya, belum bisa langsung mengambil kesimpulan. Harus dilihat dulu pokok permasalahannya apa yang menyebabkan guru tersebut tidak melaksanakan tugas,” kata Firman Wiratama. [ERS]

Uang Dikasi Untuk Kerja

Agustinus Mahuze,S.Pd

Merauke, PSP – Agustinus Mahuze menegaskan setuju guru yang tidak melaksanakan tugas harus mengembalikan gaji. “Setuju, uang dikeluarkan supaya anda bekerja. Masa makan gaji tidak pernah kerja,” tegas Agustinus Mahuze. [ERS]

Kasih Surat Peringatan Dulu

Silvester Yanggai Ndiken

Meraukeu, PSP – Menurut Ketua Marga Ndiken Dakuze, Silvester Yangai Ndiken mengatakan guru yang tidak menjalankan tugas itu sebaiknya terlebih dahulu diberikan surat peringatan, jangan langsung diminta untuk mengembalikan gaji. “ Kalau menurut saya sebaiknya kasih surat peringatan dulu, kalau memang sudah diberikan surat peringatan dan ternyata guru yang bersangkutan masih sering tidak menjalankan tugas, mungkin itu baru bisa di tindak tegas sesuai aturan, termasuk pengembalian gaji,” kata Silvester.[JON]

Kasih Kembali

Sebastianus

Merauke, PSP – Bagi Sebastianus, sanksi pengembalian gaji bagi guru yang tidak melaksanakan tugas sudah sangat tetap. Ia beralasan, gaji yang diberikan merupakan hak dari apa yang sudah dilakukan, jika guru tidak melakukan kewajibannya dalam melaksanakan tugas, artinya guru tersebut sudah sepantasnya tidak mendapatkan haknya. “ Saya setuju, karena setiap orang yang melakukan kewajibannya dengan benar baru bisa menerima hak nya dengan sempurna. Kasihan anak-anak yang di perkampungan tiap hari datang ke sekolah tidak mendapatkan ilmu,” ucap Sebastianus.[JON]

Sangat Setuju

Iwan

“Guru yang sama sekali tidak menjalankan tugas, tetapi tetap mendapatkan gaji sama juga merugikan negara,” kata Iwan Manalu. Menurut laki – laki berdarah batak ini, setiap orang yang bekerja baik itu guru atau profesi lainya harus memiliki komitmen dalam setiap menjalankan kerjanya. Oleh karena itu jika kita sudah menjalan kan tugas atau pekerjaan sudah seharusnya kita menerima Hak kita. Begitupun sebalik, jika kita sudah memperoleh hak kita, sudah seharusnya kita menjalan kan tugas atau kewajiban  dengan sebaiknya. “ Makanya saya setuju jika guru yang tidak menjalankan tugas agar mengembalikan gajinya,” ujarnya.(NAL)

error: Content is protected !!