Dinas TPHPP Beri Penyuluhan Kepada Tim Pendamping Distrik

0
Tim pendamping Distrik saat mengikuti pelatihan Teknis penyuluhan

Tim pendamping Distrik saat mengikuti pelatihan Teknis penyuluhan. Foto: PSP/VER

Tanah Merah, PSP – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Peternakan dan perikanan Kabupaten Boven Digoel laksanakan kegiatan penyuluhan teknis kepada tim penyuluh pertanian tingkat Distrik dari 20 Distrik  di kabupaten boven digoel yang berlangsung selama Ttga hari sejak Selasa (4/5) di Aula kantor bupati Boven Digoel.

Plh Kpala Dinas TPHPP ,Yuliana Pongsibidang, A.Md Dalam arahannya katakan penyuluhan pertanian yang dilakakuan dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dan Sumberdaya Manusia kususnya untuk masyarakat Boven Digoel di dua puluh distrik. Namun diakui dalam pelaksanaan  program dalam meningkatkan ketahanan pangan tersebut tidak berjalan efektif karena ada kendala-kendala yang dihadapi dilapangan diantaranya. Tingkat pemahaman petani yang masih rendah dalam upaya peningkatan produksi hasil pertanian, peternakan dan perikanan dan Luas lahan usaha dengan skala kecil petanl yang tidak diusahan secara berkelanjutan sehingga menyulitkan masyarakat untuk bersaing di tingkat pasar.

Menurutnya, Kelembagaan petani yang terbentuk di tingkat kampung belum bertumbuh dan berkembang dengan baik yang masih berorientasi pada kegiatan dari masing-masing OPD. Sehingga belum terjadi pembinaan secara terpadu, dan terkadang berakibat terjadi kecemburuan sosial di tingkat masyarakat sehingga proses pendampingan sulit dilakukan. Ditambah dengan Pendampinagan yang belum maksimal sehingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani belum maksimal dalam rangka meningkatkan taraf kesejahteraan, kualitas produksi untuk kehidupan yang lebih baik menuju kemandirian usaha tani, dengan berdaya saing tinggi.

Untuk itu kedepannya, kata Yuliana, Kelembagaan petani harus tertata dan terbentuk dengan baik, sehingga tidak berpengaruh pada penyuluhan dan pendampingan, karena kelemahan petani adalah wahana transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu Ketersediaan sarana dan prasarana dalam menunjang program penyuluhan yang memadai akan mempermudah proses penyuluhan dan pendapingan. ” Agar penyelenggaraan penyuluhan pertanian dapat berjalan maksimal dalam pendampingan perlu melibatkan OPD terkait dengan stekholder. Koordinasi tingkat kampung dan Distrik dalam rangka ketersediaan sarana dan prasarana penyuluhan. Karena pelatihan, Bimtek serta Penyuluh petani tidak lain untuk meningkatkan sumber daya manusia petani,”pungkasnya dalam arahannya. [VER-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *