Temu Perusahaan Perkebunan, Bupati Romanus Singgung 3 Hal Ini
Rapat Koordinasi Pemda Merauke dengan Perusahaan Perkebunan, Senin (19/4). Foto: PSP/JON
Merauke, PSP – Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT melakukan rapat koordinasi dengan perusahaan sawit untuk membahas beberapa persoalan, Senin (19/4) di Kantor Bupati.
“ Pertemuan ini dmaksudkan untuk koordinasi dengan teman-teman dari investor yang investasi di merauke,” ucap Romanus Mbaraka saat membuka Rapat tersebut di kantor Bupati, Senin (19/4).
Bupati mengatakan, dirinya ingin mengetahui sejauh mana proses investasi yang dilakukan di wilayah Merauke ini. “ Saya ingin cek sejauh mana investasi yang bapak-ibu lakukan dari perluasan areal yang menjadi fokus investasi,” katanya.
Selain itu, pada kesempatan tersebut juga Bupati Merauke menyinggung beberapa persoalan diantaranya terkait rekrutment tanaga kerja, tanggung jawab sosial (CSR) dan juga pemberdayaan masyarakat adat. “ Saya akan cek kembali kebijakan dari masing-masing perusahaan untuk tenaga kerja, bagaimana rekrutment tenaga kerja dari masing-masing perusahaan yang ada,” jelasnya.
Bupati melihat banyak tenaga kerja di perusahaan tersebut yang tidak mmemilki KTP Merauke. “ Setelah saya cek, semua data tenaga kerja di perusahaan itu hampir 90% tidak ada KTP Merauke, ini menjadi salah satu persoalan besar,” bebernya.
Selain tenaga kerja, bupati Merauke juga menyinggung terkait dengan peogram CSR yang dilakukan perusahaan. “ Yang berikut komitmen-komitmen bapak -ibu karena saya salah satu pelaku yang urus bapak ibu semua, komitmen bapak-ibu dalam menjalankan tanggung jawab sosial yang orang sebut CSR. Saya akan kroscek juga laporan ini, supaya ini real dilakukan dan saya akan kunjungi perusahaan ini satu per satu dan saya ingin tanya masyarakat adat karena dulu saya yang fasilitasi ini semua,” tambahnya. Ia juga meminta kepada perusahaan untuk memberdayakan masyarakat adat yang ada di sekitar wilayah perusahaan. “ Saya mau kebutuhan perusahaan besok termasuk beras dan barang lain-lain kita atur sama-sama, ini kita atur transparan supaya orang Merauke orang Ulayat ini juga jadi tuan di sekitar kota ini,” pungkasnya.[JON-NAL]
