Maksimalkan Hasil Tangkapan Ikan, Dinas Minta Dukungan DPR-RI
Leonard Rumbekwan
Merauke, PSP – Hasil tangkapan ikan khusus di wilayah pesisir Waan, Tabonji, dan Tubang tidak termanfaatkan oleh pelaku usaha perikanan. Untuk itulah, Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Merauke Leonard Rumbekwan berharap dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI)
Hal ini disebabkan belum tersedianya sarana prasarana pengolahan hasil tangkapan ikan para nelayan.
“Permasalahan yang kami hadapi di sekitar wilayah pesisir dari tubang distrik Waan sampai ke Tabonji banyak hasil tangkapan ikan terbuang percuma dan tidak termanfaatkan oleh pelaku usaha perikanan,” ujar Leonard kepada Anggota Komisi IV DPR-RI H. Sulaeman L. Hamzah di Swiss-Bell Hotel Merauke lusa lalu.
Dikatakan Leonard, ketersedian sarana prasarana seperti sentra pengolahan ikan akan menunjang pemanfaatan hasil tangkapan ikan nelayan.
“Dalam kesempatan ini kami mengajukan Sentra Pengolahan Ikan khususnya lebih mudah untuk ikan asin. Misalnya bak pencucian, penggaraman dan lainnya. Supaya hasil tangkapan utama tidak dibuang. Tetapi langsung di olah, kami akan siapkan tenaga pendampingnya supaya bisa menjaga kualitas dan mutu ikan dan dipasarkan diluar Merauke,” tutur Leonard.
Menurut dia, apabila hal itu terjadi terus menerus, sumber daya ikan di Merauke akan berkurang dan tidak memenuhi kebutuhan ikan di Merauke.
Memang, tambahnya, masyarakat disana lebih dominan mengambil hasil tangkapan sampingan dalam hal ini gelembung. “Hasil tangkapan ikan ini tidak dibuang karena gelembung memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi dibanding hasil tangkapan utama ikan,” pungkasnya. [ERS-NAL]
