Kepiting Merauke Tembus Pasar Hongkong

0
Petugas sedang mengecek kepiting yang akan dikirim ke negara Hongkong (2)

Petugas sedang mengecek kepiting yang akan dikirim ke negara Hongkong. Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Untuk pertama kalinya, Kabupaten Merauke melakukan pengiriman kepiting bakau ke negeri Hongkong, Sabtu (27/3). Kepiting berukuran 500 gram per ekor sebanyak 450 ekor ini dibalut didalam 9 box dikirim melalui maskapai Garuda.

Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu (SKIPM) Merauke Bersama Bea dan Cukai Merauke mengawal kegiatan ekspor perdana ke Hongkong setelah terhenti hampir setahun disebabkan pandemi Covid-19.

“Ini adalah ekspor kepiting perdana ke Hongkong. Jumlah yang dikirim pada hari ini sebanyak 450 ekor 9 box. Semoga ini awal yang baik untuk peningkatan perekonomian kita para pelaku usaha perikanan di kota Merauke,” ujar Pelaksana Koordinator Pengawasan, Pengendalian dan Informasi Stasiun KIPM Merauke Firhansyah kepada wartawan di Bandar Udara Mopah.

Firhansyah menyebutkan, ekspor kepiting dari Kabupaten Merauke sedianya sudah mulai dari tahun 2019 lalu. “Memang sebelumnya ada ke Singapura, tapi hingga akhir maret ditahun 2020 kemaren terhenti akibat dampak pandemic covid-19 akibat ockdown dimana-mana, akhirnya connecting pesawat untuk ekspor sangat tidak memungkinkan, permintaan dan harga juga menurun,” sebut Firhansyah.

Kata Firhansyah, pengiriman kali ini juga karena adanya permintaan dari Hongkong.

“Pelaku usaha perikanan kita tahun 2021 ini mendapat tawaran permintaan Kepiting Bakau dari Buyer di Hongkong,” kata dia.

Menurut dia, kepiting yang dikirim bisa bertahan hidup sampai ke Hongkong yang memakan waktu sekitar 18 sampai 19 jam. “Kami juga sudah melakukan uji lab terlebih dahulu. Semoga saja ini sangat baik untuk membangkitkan perekonomian kita di masa pandemi ini,” harap Firhansyah. Firhansyah beharap, Pemerintah Daerah dapat memfasilitasi ekspor perikanan, misalnya bekerjasama mencarikan Buyer dari Negara Luar yang tentunya bisa meningkatkan pendapatan daerah kabupaten Merauke.  “Rencananya tanggal 28 Maret 2021 akan ada lagi permintaan ekspor kepiting dengan Negara Tujuan Hongkong dan Singapore. Mudahan saja semua ini lancar,” pungkas Firhansyah. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *