Festival Cross Border dan Pameran akan Digelar saat PON
Kadis Parekraf Merauke, Mareclus Macau
Merauke, PSP – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Merauke akan menggelar Festivgal Cross Border dan Ekonomi Kreatif dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 20 Papua pada Oktober mendatang. Hal ini sebagimana dikemukakan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Marcelus Macau kemarin.
“Menjelang PON ini akan ada even-even yang akan dilaksanakan. Pertama festival cross border yang bekerja sama dengan pemerintah pusat. Kegiatan Ini khusus untuk perbatasan di seluruh Indonesia. Kami sudah siap untuk laksanakan pada bulan Agustus. Kemudian, kita juga akan ada pameran ekonomi kreatif, itu ada cinderamatanya, kuliner khas Merauke yang sudah dikemas maupaun yang sudah disajikan. Semua akan kami tampilkan, sehingga bisa dipromosikan hasil-hasil yang khas dari Merauke,” terang Macau di Ruang kerjanya, Selasa (9/3/2021).
Marcel menambahkan, bahwa pagelaran festival cross border dan ekonomi kreatif masing-masing akan dilaksanakan di PLBN Sota dan ditiap-tiap vanue pertandingan dilaksanakan.
“Jadi setiap titik yang diadakan perlombaan, disitu sudah kami bangun tempat-tempat tenda yang nanti kami siapkan untuk disitu dibagi yang khas merauke akan ditempatkan kelompok-kelompok usaha yang sudah kami data disitu,” tambahnya.
Sementar itu, Macau mengaku dengan dana 4 milyar yang ia anggarkan, setidaknya saat ini berbagai persiapan telah mencapai hampir 100 persen. “Sudah sekitar 80 persen kalau yang dalam bentuk program. Nanti tinggal didukung dengan dana dan langsung kita selesaikan semua dalam waktu yang tidak terlalu lama sebelum pelaksanaan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Parekraf Merauke, Benhur Rentandatu mengatakan bahwa PON adalah momentum untuk mendorong dan meningkatkan pendapatan para pelaku ekonomi. “Kan kita punya prinsip agar bagaimana kita bisa menyakinkan yang datang ini supaya bisa berbelanja sebanyak mungkin. Oleh karena itu, apa yang bisa kita siapkan untuk mereka bisa beli dari kita. Oleh karena itu, kita dorong pelaku ekonomi kreatif untuk mempersiapkan diri,” ujarnya dalam kesempatan yang sama kemarin. [WEND-NAL]
