Polisi Dalami Kematian Tiga ABK Kapal Cumi

0
Anggota Polair saat menggeledah kapal dan memintai keterangan dari sejumlah ABK, kemarin.

Anggota Polair saat menggeledah kapal dan memintai keterangan dari sejumlah ABK, kemarin. Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP –  Tiga orang anak buah kapal (ABK) dari kapal pencari cumi yang sedang berlabuh di Kumbe, Distrik Kurik, Merauke, dilaporkan meninggal dunia, setelah mengeluh sakit, Jumat (5/3) dini hari.

Kapolres Merauke, AKBP Ir.Untung Sangaji,M.Hum, yang dikonfirmasi, kemarin, membenarkan adanya informasi tersebut. Petugas gabungan dari Reskrim, Satpolair  dan Polsek Kurik, dikerahkan guna melakukan penyelidikan atas kematian tersebut, dengan mendatangi kapal dimana, mereka bekerja dan menggali keterangan dari saksi.

“Ini sedang kami selidiki,” ujar Kapolres.

Kapolres telah memerintahkan anak buahnya untuk melakukan penggeladan di atas kapal, dimana mereka ketiganya bekerja. Semoga mereka tidak meninggal karena terpapar covid-19.

Hal serupa juga disampaikan Wakapolres, Kompol Leonardo Yoga,S.IK. Pihaknya belum bisa menyebut, jika ketiganya menghembuskan naFas terakhir, lantaran pengaruh minuman keras, seperti informasi yang sedang berkembang.

“Kita tunggu, hasil penyelidikannya, supaya kasus ini bisa terang benderang,” katanya.

Wakapolres menyebut, kejadian itu diketahui, setelah ABK kapal melapor ke Polsek Kurik. Dimana, sehari sebelumnya, ada salah satu ABK kapal cumi, tiba-tiba mengeluh sakit pada bagian dada. Setelah itu, korban dibawa ke Puskesmas Kumbe untuk  mendapat penaganan medis.  Namun, karena di puskesmas itu kehabisan oksigen, korban pun kemudian dibawa ke Puskesmas Kurik.

Di sana, ia mendapat penanganan medis, hanya saja kondisinya semakin memburuk. Jumat dini, hari ia pun dirujuk RSUD Merauke. Namun, sebelum berangkat, korban sudah menghadap sang khalik. Begitu juga dengan, kedua korban yang lainnya, juga masih didalami. “Penyebab kematian korban ini, kami Polisi tidak ingin buru-buru menyimpulkan. Kita tunggu, hasil penyelidikan dari gabungan Reskrim, Polairud dan Polsek Kurik,” pungkasnya.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *