Rasa Memiliki dan Cinta NKRI Harus Dimulai Sejak Dini

0
Aipda S Bonara mengajar wawasan kebangsaan dan nasionalisme di SD YPK Sota, kemarin

Aipda S Bonara mengajar wawasan kebangsaan dan nasionalisme di SD YPK Sota, kemarin. Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP – Rasa memiliki dan cinta akan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dari sabang sampai Merauke, harus dimulai sejak dini. Dengan demikian, rasa cinta tanah air itu akan selalu melekat dalam diri, sepanjang hidup mereka.

Hal itu disampaikan Bhabinkamtibmas Sota, Aipda Stevanus Bonara, dalam menggalakkan progam ‘Polisi Pi Ajar Sekolah ‘ di SD YPK Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Selasa (23/2).

Bonara menyebut, Sota merupakan daerah perbatasan RI-PNG. Sebagai serambi depan NKRI di wilayah paling timur Indonesia, juga harus menyuarakan cinta tanah air. Maka itu, ia selalu menyambangai sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman wawasan kebangsaan. Lewat materi tersebut, warga perbatasan, khususnya para generasi muda, tidak gampang terhasut/terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa.

“Kita harus tanamkan rasa nasionalisme sejak dini, apalagi kita berada di daerah perbatasan,”kata Aipda Bonara.

Di sisi lain, ia juga memberikan materi pokok yakni calistung (membaca, menulis dan berhitung). Lewat program ‘Polisi Pi Ajar Sekolah’, Aipda Bonara meyakini bisa membantu anak-anak di tapal batas NKRI. Setipa bulannya, ia mendatangi sekolah sebanyak empat kali untuk memberikan materi.

 “Ini sudah hampir lima tahun saya lakukan, sejak pimpinan memberikan amanah untuk saya bertugas di perbatasan ini,” kata Aipda Bonara.

AIpda Bonara menambahkan, prpgram itu juga merupakan wujud kepeduian Polri di dunia pendidikan, khususnya di daerah perbatasan. Selain mengajar, juga dilakukan pembagian buku berbagai  macam, alat tulis.  Kemudian, buku untuk mengenalkan Polri dari Devisi Humas Mabes Polri kepada masyarakat. Di masa sekarang ini, proses belajar dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, karena masih masa pandemi covid-19.

Kepala sekola SD YPK Sota, Samuel Supusepa, S.Pd, mengaku pihaknya cukup terbantu atas kehadiran bhabinkmatibmas di sekolah yang dipimpinnya itu. Dimana, anak muridnya sudah mendapat materi soal   kedisiplinan, jiwa nasionalisme dan wawasan kebangsaan. “Diharapkan kedepan kerjasama yang baik ini tetap terjalin bahkan ditingkatkan guna generasi penerus bangsa Indonesia yang maju,” pungkasnya.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *