Personil Yonif 611/AL Jadi Guru Ngaji bagi Anak-anak Perbatasan
Anggota Satgas Yonif 611/AL mengajari anak-anak di perbatasan mengaji.Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Sejumlah personil dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 611/Awang Long menjadi guru ngaji bagi anak-anak yang hidup di Kampung Baidup, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke. Hal itu dilakukan sebagai pembinaan mental bagi anak-anak sejak dini.
Komandan Satgas Pamtas Yonif 611/AL, Mayor Inf Abert F Hutagalung,M.Han mengemukakan kegiatan itu bertujuan pembentukan karakter anak-anak melalui jalur agama. Hal itu sangatlah mempunyai nilai yang tidak kalah penting, karena akan menjadi dasar fundamental bagi anak-anak dalam mengarungi kehidupan selanjutnya.
“Ini akan terus dilaksanakan guna meciptakan karakter anak Indonesia yang cerdas dan berguna bagi agama, bangsa dan Negara,” terang Dansatgas, kemarin.
Satgas Yonif 611/Awang Long yang berada langsung dibawah Kolakops Korem 174/ATW yaitu Pos Bupul 12 memiliki beberapa personel yang mempunyai kemampuan menjadi guru mengaji yakni membaca Al-quran dan bacaan Iqra. Dengan kamampuan yang dimiliki personel Satgas berbagi ilmu kepada anak-anak yang beragama Islam di Kampung Baidub. Dikarenakan juga, guru ngaji di kampung itu masih minim.
Dansatgas menambahkan, di tengah merebaknya pandemi covid-19 yang melanda dunia, maka belajar mengaji dilakukan dengan mempedomani protokol kesehatan. Meski keterbatasan sarana dan prasarana, tidak mengurangi semangat mereka.
“Tercatat ada 12 anak yang sangat antusias yang setiap harinya belajar mengaji di Masjid Al-Muhajirin, bersebelahan dengan Pos Bupul 12,” pungkasnya.
Baginda, salah satu anak didik Satgas mengaku sangat senang diajarkan baca Al-quran dan bacaan Iqra oleh mereka. Ia juga berjanji akan rajin datang ke Masjid dan kelak bercita-cita ingin menjadi TNI. Nuryanto, salah satu orang tua juga menyampaikan apresiasi atas keberadaan di Pos Pamtas Yonif 611/AL. Keberadaan prajurit itu ini sangat membantu anak-anak di kampung mereka. “Semoga tugas mulia ini mendapatkan berkah dan ridho dari Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya. [FHS-NAL]
