Pemerintah Terus Berupaya Tanggulangi Abrasi Pantai Lamsat
Amelia Ester Padwa S. IP.
Mearuke, PSP- Abrasi di pantai Lampu Satu kian mengkhawatirkan. Laju abrasi setiap tahun mencapai satu meter. Dengan kondisi tersebut tentu saja mengancam pemukiman yang ada di sekitar lamsat.
Kepala Kelurahan Samkai , Amelia Ester Padwa,S.IP mengatakan hampir seluruh pesisir pantai lampu satu, mulai dari buti dan pante payum sudah sangat abrasi. Pihak Pemerintah mengantisipasi dengan kegiatan reboisasi atau (penghijauan kembali), dengan cara menanam pohon mangrove di sekitar pesisir pantai lampu satu sampai pante payum.
“ Karena mengingat merauke ini punya ketinggian air laut lebih tinggi dari pada daratan, sehingga kami membuat kegiatan reboisasi. Hal ini kami lakukan untuk keselamatan kita semua,” ujar Amelia Ester Padwa,S.IP saat ditemui papua selatan pos di ruangannya, Selasa, (16/2/2021).
Ia juga mengatakan bahwa saat ini di pantai payum sudah mengalami perubahan. Dulunya mereka selalu mengungsi, tetapi dua tahun akhir ini mereka sama sekali sudah tidak mengeluh jika air naik. Mangrove dan pohon-pohon yang mereka tanam itu sangat membantu dengan tumpukan pasir pantai sehingga air laut yang tadinya naik sampai di darat, tetapi dengan adanya penanaman penghijauan dan sehingga pasir kembali tertimbun lagi. “ Dan kami dari pihak pemerintahan akan tetap mengupayakan dengan memprogramkan kegiatan terus-menerus untuk warga di sekitar pantai lampu satu sampai pantai payum dan ini akan tetap berlanjut sampai kedepanya,” ujar Ameli seraya berharap pemerintah tetap bekerja sama dan antisipasi abrasi pantai. Selain itu, pemerintah juga harus melakukan sosialisasi tentang lingkungan dan memberi pemahaman untuk masyarakat pesisir pantai.[CR27-NAL]
