PSBB Tidak Ketat, Sularso: Butuh Kesadaran Masyarat

0
Wabub Sularso

Sularso,SE

Merauke, PSP – Penetapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) oleh pemerintah Kabupaten Merauke terlihat tidak berdampak pada kegiatan atau aktifitas sosial masyarakat Merauke. Hal ini juga seiring dengan tidak dibarenginya pelaksanaan pendisiplinan oleh pemerintah daerah atau pihak terkait.

Merespon hal ini, Wakil Bupati Merauke, Sularso lagi-lagi menilai bahwa peran masyarakatlah yang merupakan peran kunci apabila PSBB inggin sukses dilaksanakan, dan kemudian berdampak pada menurunya jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19.

“Kalau ada pandangan bahwa sekarang tidak seketat dulu, memang kita butuh kesadaran masyarakat juga. Artinya kita ini punya tangan-tangan yang terbatas, kami harus mengawasi banyak orang. Kalau dibilang berkurang sebenarnya kami tim satgas melalui Satpol PP, berkordinasi dengan TNI/Polri juga melakukan kegiatan-kegiatan. Namun kalau dibilang kurang heboh yang kita memaklumi,” kata Sularso di Puskesmas Mopah Baru, Kamis (4/2).

 Sularso menambahkan, bahwa perwujudan kegiatan satgas dalam melakukan pencegahan dan pemeberantasan covid-19 saat ini tidak lagi seperti dahulu yaitu dengan melakukan penyemrotan secara massal. Akan tetapi, menurutnya kegiatan lebih dilaksanakan pada tingkat pemerintah Kampung. 

“Sekarang lebih banyak dilakukan secara mandiri, oleh kelompok-kelompok yang lebih kecil. Tangungjawab itu langsung kita delegasian baik kelurahan kekantor-kantor, maupun kemana-mana,” tambahnya.

Oleh karena itu, ia meminta kerja sama dan peran serta masyarakat dalam mendisiplinkan diri mentaati peraturan dan protokol kesehatan yang telah disosialisasikan oleh masyarakat. “Jadi tetap kita harus bisa bekerja sama untuk mengatasi covid-19. Jangan ada imej atau pandangan masyarakat bahwa ini menjadi tangungjawab pemerintah semata. Pemerintah tidak bisa bikin apa-apa kalau tidak ada kontribusi kesadaran masyarakat dalam menerapkan proskes,” pungkasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *