Tahun 2020, PAD Pemda Merauke Capai 71 Persen

0
Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah

Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah. Foto: PSP/WEND

Merauke, PSP – Sekretaris Daerah Merauke bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan rapat evaluasi pendapatan daerah sepanjang 2020 yang dinilai menurun akibat pandemi covid-19, di Kantor Bapenda, Selasa (19/1/2021).

“Kita melakukan evaluasi pendapatan ditahun 2020. Sekaligus memastikan seluruh rencana atau target penerimaan kita bisa tercapai. Dengan demikian kita bisa mengeliminasi kegiatan-kegiatan yang sudah kita rencanakan ditahun 2020 khususnya di Sektor PAD bisa kita laksanakan dengan baik,” kata Pejabat Sekretaris Darah Merauke, Ruslan Ramli.

Dalam rapat evaluasi ini, Ruslan mendorong seluruh SKPD pengelola PAD agar memaksimalkan peluang yang ada dengan trobosan-trobosan baru ditenggah serangan pandemi covid-19.

“Kita mendorong khususnya SKPD pengelola pendapatan asli daerah untuk lebih serius melihat peluang-peluang untuk dapat meningkatkan. Bahwa kemudian sudah optimal dan tidak tercapai, itulah upaya yang dilakukan. Tetapi paling tidak upaya yang dilakukan sesuai dengan potensi pajak atau potensi retribusi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Merauke, Cristian Isir menyebutkan bahwa, setidaknya target Pendapatan Asli Daerah pada 2020 hanya mencapai 71 persen. Hal ini terdampak akibat adanya pandemic covid-19.   

“Untuk pendapatan asli daerah PAD, yang ditargetkan sekitar 170 milyar di tahun 2020. Kemudian menurun menjadi 153 milyar atau mencapai 71 persen. Ini karena berapa item pajak non retribusi tidak berjalan karena terjadinya covid-19. Contohnya hotel karena tidak berjalan, otomatis turun, restoran turun, hiburan turun,” sebutnya sesuasi rapat. Namun demikian, Ia optimis pada 2021, PAD akan sesuai target. “Kami optimis khusus untuk di tahun 2021, pendapatan asli daerah akan mencapai target,” tegasnya. [WEND-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *