Pupuk Masih Langka, Ini Jawaban Kadis Pertanian Merauke

0
Pupuk

Merauke, PSP – Sebagain besar petani di Kabupaten Merauke kesulitan mendapatkan Pupuk. Sementara saat ini usia padi rata-rata telah memasuki masa pemupukan.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kampung Rawasari, Sugianto menuturkan bahwa saat ini terjadi kekosongan pupuk di tingkat pengecer. Sehingga, petani tidak bisa memperoleh pupuk dan hanya sebagian kecil petani yang memiliki sisa pupuk dari musim sebelumnya saja yang bisa memupuk padinya.

“Iya belum keluar (pupuk). Paling yang punya stok sisa-sisa kemarin yang bisa pupuk. Kalau yang tidak punya ya tidak bisa,” ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa (12/1/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke, Ratna Launce, mengaku bahwa pupuk telah tersedia. Pasalnya, beberapa hari yang lalu pihaknya telah menindaklanjuti SK dari Provinsi kepada para distributor pupuk di Merauke. 

“Itu (terjadi kekosongan pupuk) memang kemarin sebelum kita turun. Tapi ini dua hari yang lalu SK nya turun dan kita tindaklanjuti penyerahkan SK ke produsen yang menyalurkan pupuk ke pengecer masing-masing distrik,” katanya melalui sambungan telepon, Selasa (12/1/2021).

Oleh karenanya, ia memastikan bahwa seharusnya saat ini pupuk telah masuk di para pengecer. “Saya kira kemarin mereka sudah mulai salur-salur itu. waktu mereka mengeluhkan waktu awal bulan satu itu memang belum ada. Karena ini terkait peta penyaluran kita belum diberikan oleh provinsi maupun pusat, jadi ada mekanismenya,” ujarnya.

Setidaknya, imbuh Rata, telah ada 2151 ton pupuk yang bisa mencukupi untuk kebutuhan dalam satu tahun ini. “Kita keseluruhan untuk kuota di tahun ini ada 2151 ton, itu nanti dibagi beberapa distrik,” pungkasnya. [WEND-NAL] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *