Masyarakat Merauke Memilih Bupati dan Wabup
Danrem 174/ATW, Bupati Merauke, Kapolres, Kajari bersama Dandim 1707MRK, saat melakukan pengecekan di sejumlah TPS, kemarin. Foto: PSP/FHS
Danrem, Bupati, Kapolres, Kejari Pantau Pencoblosan di TPS
Merauke, PSP – Masyarakat Merauke berbondong-bondong menuju tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih Bupati dan Wakil bupati, Rabu (9/12). Sesuai dengan Peraturan KPU, proses pemungutan dan penghitungan suara berlangsung mulai pukul 07.00 Wit hingga pukul 12.00 Wit, bagi masyarakat atau pemilih yang mendapat surat undangan pemberitahuan. Sementara, yang memakai KTP elektronik, dilayani mulai pukul 12.00 Wit hingga pukul 13.00 Wit, dilanjutkan dengan perhitungan di masing-masing TPS.
Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Merauke, Theresia Mahuze,SH mengemukakan pelaksanaan pesta demokrasi itu, sudah dilaksanakan sesuai jadwal sebagaimana dengan dengan PKPU. Dari hasil pantauan pihaknya di lapangan, semua pemilih bisa menggunakan hak pilihnya. Dalam pelaksanannya, baik pemilh maupun petugas KPPS, tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19. Mulai dari wajib memakai masker, pengukuran suhu tubuh, mencuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan.
Untuk mengetahui pasangan siapa yang menjadi pemenang dalam Pemilu kali ini, KPU Merauke masih menunggu hasil perhitungan suara dari TPS-TPS. Relawan atau simpatisan dari pasangan kandidat diajak untuk tetap menjaga kamtibmas. Dengan demikian, perhitungan suara bisa segera cepat selesai.
“Perhitungannya sedang dalam proses dan belum fix. Kita masih menanti,” ujar Theresia, usai melakukan pemantauan di TPS, kemarin.
Ditanya soal adanya keluhan dari masyarakat yang tidak mendapat surat undangan atau formulir C pemberitahuan, Theresia membenarkannya. Namun, jauh sebelum pencoblosan, sudah ada pemberitahuan agar pemilih tetap datang ke TPS dengan membawa KTP untuk memberikan hak suaranya. Bahkan, informasi adanya pejabat yang tidak bisa menyalurkan hak pilihnya, juga sudah terdaftar di dalam daftar pemilih tetap (DPT).
“Kita sudah cek. Nama beliau dan istrinya, ada di TPS. Mungkin, tidak dapat undangan, sesungguhnya, beliau terdaftar di DPT,” jelasnya.
Selain itu, pasien rawat inap di Rumah Sakit yang sudah terdftar dalam DPT juga, diakomodir mencoblos. Dimana, petugas dari TPS, Bawaslu, KPU, bersama saksi dari pasangan calon langsung mendatangi mereka yang dibantu petugas medis.
“Kita ke Rumah Sakit, kita akamodir pasien, sebelumnya kami data dulu. Ada sekitar 30 lebih pasien umum,” ucapnya.
Ketua KPU juga berharap dalam pemilihan kali ini animo masyarakat untuk memberikan hak pilihnya bisa meningkat
Danrem, Bupati, Kapolres, Kejari Pantau Pencoblosan di TPS
Merauke, PSP – Komandan Korem 174/ATW, Bupati, Frederikus Gebze, Kapolres, Dandim 1707/MRK, Kepala Kejaksaan Negri Merauke, melakukan pemantauan dan pengecekan proses pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS), pada pemilihan Bupati dan Wakil bupati Kabupaten Merauke, Rabu (9/12).
Bupati Merauke, Frederikus mengemukakan dari hasil pantauan di sejumlah TPS hingga pukul 12.00 Wit, animo masyarakat untuk memilih sudah cukup baik. Pemilihan kali ini untuk memilih pemimpin Merauke ke depannya. Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di jajaran Pemda Merauke itu juga berpesan bagi para pemilih untuk tetap mengikuti protokol kesehatan covid-19. Bupati juga mengapresiasi aparat keamanan.
Di tempat yang sama, Kapolres Merauke menambahkan, kehadiran rombongan itu juga untuk memberikan semangat kepada seluruh anggota Polri yang bertugas di TPS agar tetap semangat, bekerja dengan iklas dan penuh rasa tanggung jawab. Selain itu, juga untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. “ Jangan bermain HP atau game bila saat melaksanakan pengamanan di TPS. Lakukan tugasmu sebaik mungkin,”pesan Kapolres kepada personil yang sedang melakukan pengamanan.[FHS-NAL]
