Kapolres : 9 Warga Dugaan Makar, Terjerat Tipuan Omong Kosong
Ir.AKBP Untung Sangaji, M.Hum
Merauke, PSP – Sembilan warga dari Kelurahan Kelapa Lima, Distrik Merauke yang sempat diamankan aparat gabungan TNI dan Polri, Senin (30/11), akhirnya dipulangkan. Mereka sempat menjalani pemeriksaan dari penyidik Satuan Reskrim Polres Merauke.
Kapolres Merauke, AKBP Ir.Untung Sangaji,M.Hum mengungkapan mereka itu terjerat dalam tipuan omong kosong oleh kepentingan orang lain. Mereka adalah korban dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.
“Saya sudah baca skenarionya. Yang nipu mereka, saya paham, itu-itu saja,” kata Kapolres dengan nada geram, Rabu (2/12).
Tidak hanya dipulangkan. Kapolres juga memberikan mereka perabot rumah tangga, berupa alat masak, tempat tidur dan peralatan lainnya. Karena, pada saat penggrebekan dilakukan, Kapolres menilai, ada yang belum layak dan perlu dibantu. “Biar bagaimana pun, mereka ini kitong pu saudara. Mereka ini korban,” tegasnya.
Ke-9 warga itu diboyong petugas ke mapolres Merauke lantaran bertindak ke arah makar menjelang 1 Desember 2020, kemarin. Dimana, dari penggeledahan yang dilakukan, petugas mendapati dokumen, spanduk, yang bertolak belakang dengan NKRI. Ada juga bendera bintang kejora. Seperti diketahui, 1 Desember merupakan salah satu hari bersejarah bagi kelompok yang berseberangan dengan NKRI.
“Untuk 1 Desember kemarin, situasi Merauke aman dan kondusif. Kita harus bikin baik bagus Merauke ini,” ujar Kapolres. [FHS-NAL]
