Golkar dan Gerindra Resmi Berpisah di Pilkada Merauke

0
Penyerahan SK Dukungan untuk pasangan Hermes dari Ketua DPD Golkar Provinsi Papua kepada PLT dan Fraksi Golkar Merauke.

Penyerahan SK Dukungan untuk pasangan Hermes dari Ketua DPD Golkar Provinsi Papua kepada PLT dan Fraksi Golkar Merauke. Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Partai Golkar dan Gerindra menuju Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Merauke berkoalisi mendukung Pasangan Bakal Calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Herman Basik-Basik dan Sularso.

Perkawinan politik Gerindra dan Golkar untuk mengusung  Herman Basik-Basik dan Sularso sudah dipastikan kandas, karena Bacalon yang diusung tidak mendapatkan tiket lolos sebagai peserta Pilkada Merauke pada 9 Desember 2020.  Partai Golkar dan Gerindra pun resmi bercerai setelah keduanya pisah arah dukungan pada Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Merauke yang sudah mendapatkan tiket berlaga Pilkada Merauke, 9 Desember 2020.

Partai Gerindra melabuhkan hati mendukung pasangan calon Romanus Mbaraka dan H. Riduwan. Sedangkan Partai Golkar dengan persetujuan dari DPP Golkar melabuhkan hati ke pasangan Hendrikus Mahuze dan Edy Santosa.  “Iya itu keputusan langsung dari pusat,” ujar Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Golkar Merauke Dominikus Ulukyanan,S.Pd dari selulernya kemarin. Dikatakannya, indikator dukungan Golkar jatuh ke Hermes terkait adanya kesesuaian visi misi.  “Ada kesesuaian visi misi. Bukan hanya sekedar dukung, karena suka atu tidak suka. Tapi visi misi ada terakomodir di pasangan Hermes,” pungkas Dominikus. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *