Yayasan EcoNusa Fundation Berikan Pelatihan Dasar Bagi Generasi Muda

0
Pelatihan School of Eco Diplomacy (2)

Pelatihan School of Eco Diplomacy. Foto: PSP/JON

Merauke, PSP – Kembangkan kapasitas anak muda perkotaan, terutama di Tanah Papua dalam menjaga dan melindungi sumberdaya alam Indonesia, Yayasan EcoNusa Foundation kembangkan program School Eco Diplomacy (SED) kelas dasar.

“ Yayasan EcoNusa ini kita berfokus pada pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan di Indonesia khususnya di empat wilayah yaitu, Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara,” ujar Program Manager Mobilisasi dukungan publik dan kaum muda Yayasan Econusa, Rina Kusuma kepada awak media di Hotel CareInn, Senin, (16/11).

Selamat empat hari, Yayasan EcoNusa Foundation akan memberikan pelatihan dasar untuk menimbulkan rasa peduli anak muda terhadap lingkungan disekitarnya khususnya di tanah Papua. 

“ Kita pagi ini selama empat hari kedepan itu akan menfasilitasi namanya pelatihan dasar School of Eco Diplomacy. Ini kita lakukan karena kita tau sendiri Indonesia ini kaya dengan keanekaragaman hayatinya, terus populasi anak mudanya juga cukup banyak, jadi kami memang sangat konsen terhadap kapasitas anak muda terutama yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan,” ucap Rina.

Dijelaskan, program School of Eco Diplomacy ini bertujuan untuk meningkatkan karakter kepepimpinan anak muda dan ikut andil dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan.

 “ Sebenarnya di program ini yang kami dorongkan adalah bagaimana anak-anak ini punya karakter kepemimpinan lingkungan, sehingga mereka itu tidak diam saja kalau melihat  pencemaran lingkungan yang terjadi. Yang kami dorongkan di Eco Diplomacy itu Diplomacy lingkungan, nah ini kita pakai agar lebih banyak orang peduli tentang isu-isu lingkungan, ada yang berkaitan dengan Pollution Diplomacy. Bagaimana anak muda itu bisa terlibat dalam pengambilan keputusan, misalnya intervensi kebijakan, lobby, audiensi dan lain-lain,” jelas Rina.

Peserta yang mengikuti kegiatan School of Eco Diplomacy ini berjumlah 19 orang, dimana untuk hari pertama mereka mendapatkan materi tentang Ekologi tanah Papua.

 “ Untuk hari ini (kemarin) kegiatannya itu pemberian materi dari beberapa narasumber dengan tema besarnya itu kita mengenalkan pada ekologi tanah Papua. Untuk peserta sekarang yang ikut totalnya ada 19 peserta,” tuturnya.

Sementara itu, kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Merauke, Ir. Sarmini yang juga membuka pelatihan tersebut mengatakan, sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan seperti ini. Hal ini dapat menjadi bekal bagi anak muda yang mengikuti kegiatan tersebut.

“ Saya berterima kasih kepada pak Direktur dan jajarannya yang mana telah mengalokasikan kegiatan untuk Pemerintah Daerah terutama khususnya kepada Generasi Muda sebagai generasi penerus bangsa,” ucapnya dalam sambutanya.

Ia juga mengharapkan, generasi muda yang mengikuti kegiatan ini bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat khususnya dalam menjaga sumber daya alam yang ada di Merauke. “ Berbicara lingkungan, Merauke terkenal dengan tanah datar, Merauke juga merupakan lumbung pangan nasional, tapi kita juga harus berhati-hati bagaimana dengan menggunakan sumber daya alam yang ada di Merauke ini,” pungkasnya.[JON-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *