Video Viral Kekerasan dan Bullying Anak di Medsos Berujung di Kantor Polisi

0
orangtua dari kedua pihak anak yang viral di medsos saat dipertemukan di mapolres, kemarin.

orangtua dari kedua pihak anak yang viral di medsos saat dipertemukan di mapolres, kemarin.Foto: PSP/FHS

Merauke, PSP – Video kekerasan terhadap seorang anak dibawah umur yang sempat virarl di media sosial Jumat (31/11) lalu, kini berujung di Polres Merauke. Dimana, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Merauke memanggil pihak-pihak terkait dan melakukan mediasi, Rabu (4/11). Dalam video tersebut, memperlihatkan kekerasan fisik dan bullying terhadap anak di bawah umur berawal dari saling mengejek lewat medsos sehingga menimbulkan kemarahan.

Kapolres Merauke melalui Kassubbag Humas, AKP Ariffin,S.Sos, mengungkapkan kekerasan tersebut bermula saat korban  mengirim pesan dan menulis status di medsos ang menjelekan ke empat pelaku.

“Awalnya dari medsos. Ada status yang ditulis korban di FB yang menjelekkan ke empat pelaku. Mereka tidak terima dan menjemput korban hingga terjadi kekerasan dan membullynya,” beber Kasaubag Humas, kemarin.

Saat kejadian juga, pelaku merekam aksi mereka dan terlihat oleh teman korban. Teman korban pun memviralkannya ke medsos.

Permasalahan tersebut sudah ditangani Polres Merauke dengan mempertemukan para orang tua, korban dan pelaku. Kedua pihak, sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan serta berjanji tidak akan mengulangi lagi yang dituangkan dalam surat pernyataan. Atas kejadian itu, Kasubag Humas berpesan kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri dalam sebuah permasalahan. Sebab, ada hukum yang mengaturnya. “Jika kurang puas, bisa melapor ke kantor Polisi,” ucapnya.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *