Transmigrasi Sejak 1994, Masyarakat Isano Mbias Miliki 1325 Hektar Lahan Pertanian

0
Masyarakat Kampung Isano Mbias Distrik Tanah Miring.

Masyarakat Kampung Isano Mbias Distrik Tanah Miring.Foto: PSP/ERS

Merauke, PSP – Sejak bertransmigrasi pada tahun 1994 di Kabupaten Merauke masyarakat Kampung Isano Mbias Distrik Tanah Miring saat ini sudah memiliki areal pertanian sekitar 1325 hektar.

Areal pertanian ini, digunakan masyarakat Isano Mbias untuk menanam padi, cabe, bawang merah dan sayur – mayur.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala Kampung Isano Mbias, Panut saat kunjungan Wakil Menteri Agraria di kampung Isano Mbias, beberapa waktu lalu.

“Sejak kami warga ekstransmigrasi dari tahun 1994 disini, luas areal pertanian di Kampung Isano Mbias sekitar 1325 hektar. Yang baru bisa digunakan untuk menanam 1225 hektar. Sekitar 100 hektar belum bisa ditanami karena daerah disini rawa,” ungkap Panut.

Ia juga mengatakan, ada sebanyak 23 kelompok bidang yang aktif di Isano Mbias. 16 kelompok diantaranya petani padi, 4 kelompok tani holtikurltura, 1 kelompok petani lokal, 1 kelompok unggas, 1 kelompok ternak ikan.

“95 persen warga kami adalah petani,” kata Panut.

Panut mengungkapkan, terkait dengan lahan pertanian, pada tahun 2017 kampungnya mendapatkan program PTSL 67 hektar dan program redis 128 hektar.

“Dengan adanya program itu kami bersyukur karena sertifikat itu bisa menjadi anggunan di perbankan melalui KUR. Untuk modal pertanian dan peternakan. Ada pula yang menggunakan uangnya untuk membeli handtraktor dan pompa air,” katanya. Saat ini, tambah Panut, sedang dibongkar lahan seluas 190 hektar namun belum bersertifikat. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *