Polres Merauke, TKSCI didukung BRI Baksos di Rawabiru
Kapolres Merauke menyerahkan buku kepada anak- anak bersama pimpinan BRI , komunitas kijang dan Kasat Lantas di Rawabiru, kemarin.Foto: PSP/FHS
Kapolres : Ini bagian dari perhatian di masa pandemic covid-19
Merauke, PSP – Bakti sosial dalam rangka Ops Zebra Matoa tahun 2020, yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Merauke dan Toyota Kijang Super Comunnity Indonesia (TKSCI) Chapter 026 Merauke didukung oleh Bank BRI Cabang Merauke, berlangsung di Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Rabu (4/11).
Dalam kesempatan itu rombongan menyerahkan 85 paket sembako untuk 85 kepala keluarga (KK). Kemudian, buku tulis, buku bacaan, sebagai sarana mendukung pendidikan bagi anak-anak. Dengan harapan, bisa menambah pengetahuan maupun wawasan mereka.
Di awal sambutannya, Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum, memperkenalkan dirinya, selaku pejabat baru kepada masyarakat setempat. Baginya, warga Merauke, termasuk warga Rawabiru, adalah saudara. Kehadirannya, bertugas di Merauke, juga dirasa, pulang kampung.
Pemberian paket sembako tersebut merupakan salah bentuk perhatian bagi masyarakat, di tengah pandemic covid-19, saat ini. Sebab, sejak adanya covid-19, membuat semua kegiatan menjadi terbatas dan tidak bisa berjalan sepenuhnya. Baksos juga direncanakan di kampung-kampung lainnya.
“Kami juga ingin menyumpang alat-alat bekerja untuk mereka. Saya yakin mereka bisa dan akan kita ajarkan. Hasil pekerjaannya nanti kita yang beli juga,” kata Kapolres.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, dalam memutus penyebaran mata rantai covid-19. “Mama, pace, semua basodara, kita harus pake masker, cuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan,” kata Kapolres, sembari memberi apresiasi.
Kasat Lantas, Iptu Ferry Mehue menyebut, Kampung Rawa Biru dipilih sebagai sasaran, karena daerah perbatasan RI-PNG. Bhakti sosial juga merupakan perintah langsung dalam pelaksanaan Ops Zebra Matoa 2020 di masa pandemic Covid-19. “Kami tidak hanya turun di kota atau di jalan raya saja, tapi juga di kampung-kampung,” katanya. Sementara Humas TKSCI Chapter 026 Merauke, Untung Santoso, mengatakan komunitas mereka adalah komunitas otomotif yang berjiwa sosial dan tidak berurusan dengan politik. “Kami juga sudah pernah, melaksanakan baksos di kampung lain. Jadi komunitas kami ini, bukan dari partai,” terangnya.[FHS-NAL]
