Workshop Peningkatan Kemampuan Berpidato Bahasa Inggris Untuk Siswa Sma Ypk Merauke oleh 3 dosen Musamus ( Dr. Seli Marlina Radja Leba, M.Hum, Ranta Butarbutar, M.Pd & Santy Monika, S.Pd., M.Hum)

0
Foto bersama tim dosen & mahasiswa, Kepala Sekolah, guru-guru & siswa SMA YPK Merauke

Foto bersama tim dosen & mahasiswa, Kepala Sekolah, guru-guru & siswa SMA YPK Merauke. Foto Ist

Rabu, 14 Oktober 2020

Salah satu unsur dari Tridharma Perguruan Tinggi yaitu melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) menjadi kewajiban seorang dosen. Dalam mendukung unsur ini dosen bermitra dengan yayasan perguruan Kristen SMA YPK Merauke untuk melakukan workshop peningkatan berpidato dalam Bahasa Inggris. Pentingnya  peran  bahasa  Inggris di  sekolah  terutama tingkat  SMA yang menambah jam pelajaran bahasa Inggris untuk memastikan bahwa siswa siswi dapat menguasai  bahasa Inggris lebih  baik.  Menurut  pengamatan peneliti  di beberapa sekolah yang menjadi mitra program studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Musamus  Merauke,  beberapa  sekolah  mitra  tersebut  mempunyai kegiatan extrakurikuler bahasa Inggris dimana sekolah-sekolah tersebut mengundang  guru  atau instruktur  dari  luar  untuk mengisi  kegiatan ekstrakurikular  tersebut.  Beberapa  kegiatan  yang  dilakukan  dalam ekstrakurikular tersebut bisa berupa latihan berbicara (conversation), bercerita ( story telling), latihan debat (debate), dan pidato (speech). Menurut Dimyati dan Mudjiono (1999: 90) motivasi  seseorang dapat dipengaruhi oleh dua faktor; mereka adalah hal-hal yang mempengaruhi dalam diri mereka sendiri yang disebut sebagai intrinsik motivation, dan hal-hal yang mempengaruhi di luar diri mereka sendiri yang disebut sebagai extrinsik motivation. Workshop atau pelatihan ini berlangsung satu hari dengan melibatkan 3 orang dosen, 4 orang guru, 2 orang mahasiswa, dan 9 orang siswa. Selain itu, kepala sekolah SMA YPK Merauke (Soleman Jambormias, S.Pd., M.Pd) turut hadir juga dalam membuka workshop ini, beliau juga berpesan kepada para peserta dalam sambutannya bahwa “orang yang berkualitaslah yang dapat mengikuti perkembangan zaman seperti sekarang ini, dan Bahasa Inggris merupakan salah satu sarana dalam hal itu”. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaaan, Nekad A Ngilawane, S.Pd., M.Pd, beliau mengatakan bahwa ada sebuah frasa dalam dapat merusak seluruh sendi-sendi kehidupan ini yaitu “tidak bisa” makanya jangan pernah mengatakan bahwa saya ini tidak bisa akan tetapi tanamkanlah dalam hatimu prinsip bahwa saya pasti bisa maka kamu pasti. Imbuhnya.

Selanjutnya dalam kegiatan inti, materi dipaparkan oleh Dr. Seli Marlina Radja Leba, M. Hum, dimana beliau juga menegaskan bahwa berpidato dalam Bahasa Inggris sangat perlu ditingkatkan oleh siswa yang duduk dalam tingkat satuan menengah sehingga kelak ketika siswa telah menamatkan pendidikannya dari SMA, mereka sudah punya bekal ke jenjeng yang lebih tinggi. Beliau juga berpesan bahwa siswa pasti bisa melakukannya dengan sendiri tanpa harus menunggu orang lain, or you can do it by yourself so never wait other people. Semoga kegiatan ini boleh membuahakan hasil yang baik serta berkelanjutan bagi pihak sekolah maupun bagi dosen sebagai tim pelaksana. Kegitan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dengan Kepala Sekolah, guru-guru, tim dosen,dan siswa.[***-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *