SD Inpres Mopah Baru Tetap Laksanakan Pembelajaran dari Rumah
Purwanto, S. Pd
Merauke, PSP – Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah, Sekolah Dasar Inpres Mopah Baru melaksanakan kegiatan pembelajaran dari rumah dengan pemberian modul dan tugas.
” Kami pembelajaran lewat orang tua, artinya orang tua yang ambil tugas dan buku pembelajaran ke sekolah nantinya orang tua bantu di rumah kalau misal anak ada kesulitan orang tua bantu jelaskan,” kata Kepsek SD Inpres Mopah Baru, Purwanto, S. Pd saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, (13/10).
Purwanto menuturkan, tidak semua mata pelajaran dapat diberikan secara langsung dalam brntuk modul maupun tugas, seperti mata pelajaran Matematika yang mana guru yang harus menerangkan langaung kepada murid, sehingga khusus untuk mata pelajaran tersebut, murid akan menerima materi di dalam kelas dengan tetap membatasi jumlah murid.
” Tapi khusus untuk mata pelajaran Matematika itu kita lakukan pembelajaran dalam kelas tapi itu pun hanya 3 orang anak saja setiap hari yabg datang ke sekolah dan hanya 20 menit saja,” ujarnya.
Dijelaskan, sebelumnya pada saat tahun ajaran baru, SD Inpres Mopah Baru ini melakukan pembelajaran tatap muka bergilir terbatas. Namun baru berjalan 2 minggu, grafik kasus Covid-19 di Merauke kian meningkat, sehingga proses pembelajaran kembali dialihkan dengan cara pemberian modul dan tugas.
” Setelah 2 minggu proses pembelajaran tatap muka bergilir terbatas saat awal tahun ajaran baru, kasus Covid-19 tambah naik akhirnya kami terapkan pembelajaran dari rumah,” jelas Purwanto.
Purwanto menambahkan, setiap hari selalu ada guru yang datang ke sekolah untuk melayani orang tua murid yang akan mengambil modul pembelajaran baru maupun pengumpulan tugas anaknya.
” Guru di sekolah setiap hari ada untuk layani orang tua murid yang mau ambil dan kumpul tugas, mulai pukul 07.30-11.00 sudah pulang,” tambahnya.
Selama proses pembelajaran tersebut berlangsung, masih banyak murid yang tidak mengumpulkan tugas mereka sebagai bahan untuk pemberian nilai di akhir semester nanti. ” Kami sudah siapkan buku TEMA dan kita sudah bagi dan sudah dijelaskan ada buku PR juga tapi banyak anak yang tidak pernah kumpul tugasnya, jadinya kita juga bingung mau kasih penilaian. Jadi saya harap orang tua juga turut mengarahkan anaknya untuk datang ke sekolah dan mengumpulkan tugas yang sudah diberikan sekolah sebagai bahan kami untuk memberikan nilai nanti,” pungkasnya.[JM-NAL]
