Ratusan Aparat Keamanan Amankan Putusan Sengketa Pilkada
Personil kepolisian yang sedang melakukan pengamanan di kantor Bawaslu Merauke, saat putusan sengketa Pilkada, kemarin.Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Ratusan aparat keamanan dikerahkan dalam mengamankan putusan sengketa Pilkada di kantor Bawaslu Merauke, Senin (12/10). Sebanyak 130 personil TNI dan Polri diturunkan guna mengamankan massa pendukung yang diperkirakan mencapai 50 orang.
“Untuk putusan, sudah kami siapkan pengamanan, karena sudah ada permintaan dari Bawaslu,” ujar Kapolres Merauke, AKBP Ary Purwanto,S.IK, kemarin.
Kapolres berpesan kepada masyarakat maupun tim sukses (timses) dari pasangan Herman Anitu Basik-Basik- Sularso (Hero) untuk mengikuti apapun yang menjadi hasilnya. Jika merasa kurang puas agartidak menyampaikannya dengan cara anarkis, karena akan menimbulkan masalah baru. Namun, bisa menempuh jalur hukum yang ada.
“Ini adalah sengketa Pilkda, ranahnya Bawaslu dan KPU, kita ikuti apapun hasilnya,” pinta Kapolres.
Massa pendukung pasangan tersebut sekitar 50 orang yang mendatangi kantor Bawaslu Kabupaten Merauke mendapat pengamanan dengan mematuhi protokol kesehatan.
Sementara Kabag Sumda, Kompol Ridwan, sebagai penanggung jawab pengamanan berpesan kepada anggota untuk melaksanakan tugas pengamanan dengan iklas dan penuh rasa tanggung jawab, bertindak secara humanis.
“Kita berikan rasa aman dengan mengutamakan 3 S yaitu senyum, sapa, salam serta humanis,” ujarnya. Selama pelaksanaan sidang musyawarah tersebut situasi kamtibmas tetap dalam keadaan aman dan kondusif.[FHS-NAL]
