Polres Mappi Tangani Kasus Penganiayaan Beruntun yang Mengakibatkan Empat Korban
Petugas saat mendatangi lokasi kejadian penganiayaan beruntun, Sabtu lalu.Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Satuan ReskrimĀ Polres Mappi tangani kasus penganiayaan beruntun yang terjadi di kompleks tugu Pelabuhan Misi, Sabtu (10/10), sekira pukul 06.45 Wit. Akibatnya, empat orang mengalami lukaĀ serius, akibat terkenda senjata tajam,Ā dari dua kubu yang saling menyerang.
Kapolres Mappi, AKBP Cosmos Jeujanan mengemukakan kasus penganiayaan itu bermula dari permasalahan jatah buruh untuk bongkar muat di Kapal Putra Tunggal 02 yang sandar di pelabuhan misi saat itu. Dimana, ketika itu ada dua buruh TKBM, yang adu mulut dan berebutan untuk mengangkat sepeda motor dari Kapal Putra Tunggal 02. Hal itupun berujung penodongan parang dan kampak kepada salah satu korban bernama Modestus. Korban juga akhirnya melarikan diri dan bersembunyi di salah satu rumah di kompleks tugu tersebut. Hanya saja, pelaku KM cs, terus mencarinya sambil merusak rumah warga setempat.
Mendengar keributan itu, saudara dari korban terbangun dan keluar rumah sambil menyisipkan parang di pinggangnya dengan mengatakan ā kalau cari orang, cukup orangnya saja tapi jangan merusak rumah ā. Hanya saja, pelaku tidak terima dan langsung melakukan pengeroyokan kepada saudara korban. Merasa tidak terima baik dengan tindakan pengeroyokan tersebut, saudara korban mengambil parang yang dibawanya dan langsung melakukan pembacokan/pemotongan terhadap KM cs dan langsung kabur.

Hal itu juga berbuntut, dimana, kedua kelompok baku serang menggunakan sajam, lantaran tidak terima masing-masing keluarga terluka. Akhirnya pun, korban jadi bertambah.
āJadi dalam kasus penganiyaan ini, empat jadi korban. Kasusnya, masih ditangani Satuan Reskrim, biar lebih jelas, apakah ada yang jadi pelaku, namun juga jadi korban. Begitu pun sebaliknya, korban jadi pelaku,ā terang Kapolres, kemarin.
Para korban sudah dibawa ke RS untuk mendapat penanganan medis. Situasi kamtibmas, sudah aman dan kondusif.[FHS-NAL]
