Razia Yustisi, 50 warga Terjaring Tak Pakai Masker
Usai memberikan pemahaman bagi warga yang mrlanggar, Kabag Ops memberikan masker.Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Sebanyak 50 warga kota Merauke terjaring razia Yustisisi yang digelar di depan Mako Polres Merauke, Kamis (1/10). Mereka kedapatan tidak memakai masker saat beraktifas di luar rumah.
Kabag ops AKP Erol Sudrajad, S.Sos, M.Si didmpingi Kabag Sumda menyebut oprasi tersebut sebagai bentuk pendisiplinan kepada warga Merauke agar taat pempedomani protocol kesehatan dengan menerapkan 3M dan 1 K (gunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan hindari kerumunan). Meski begitu, para pengendara, baik sepeda motor maupun mobil, yang tidak memakai masker, akhirnya dibagikan masker.
“Kita masih bersifat teguran secara humanis. Dengan harapan, masyarakat semakin sadar, apalagi jumlah kasus covid-19 saat ini kembali bertambah,” kata Kabag Ops.
Dari hasil oprasi tersebut, sebut Kabag Ops, menandakan sudah ada kesadaran masyarakat. Sebab, saat oprasi Yustisi perdana, beberapa pekan lalu, ratusan warga yang terjaring.
“Ini pertanda bahwa warga Merauke sudah mengetahui dan taat menggunakan masker. Ini semua untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,” ucapnya. Virus Covid-19, masih ada di tengah-tengah masyarakat. Ini terbukti berdasarkan data per 1 Oktober 2020, masih ada 21 pasien yang positif covid-19. Maka itu, masyarakat diminta lebih tertib lagi.[FHS-NAL]
