Verifikasi Data Untuk BSU, BP Jamsostek Temui Kendala Terkait NIK

0
Alamsyah Ali,ST

Alamsyah Ali,ST

Merauke, PSP – Hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) masih terus melakukan pengumpulan data terkait untuk Bantuan Subsidi Upah (BSU) dari Pemerintah Pusat. Khusus BP Jamsostek Cabang Merauke, sudah ada sekitar 17.000 lebih data pekerja beserta rekeningnya yang masuk dalam data base BPJS Ketenagakerjaan di pusat.

Yang mana, di Merauke sendiri ada sekitar 19.000 pekerjaa terdaftar yang terus diupayakan masuk dalam base BPJS TK agar menerima BSU.

” Kami masih sementara mengumpulkan 1800 data dan rekening karena 17.000 sekian kami sudah kumpulkan dan masuk dalam data base di pusat,” ujar Kepala BP Jamsostek Cabang Merauke Alamsyah Ali, ST di ruang kerja, lusa lalu.

Alamsyah mengakui, dari tahap pertama penyaluran BSU secara nasional sebanyak 2,5 juta pekerja dan tahap kedua sebanyak 3 jita pekerja, baru sebagian kecil BSU tersebut masuk di rekening khusus pekerja di Merauke.

“Yang diberikan baru sebagian kecil , karena baru 5,5 juta peserta yang diberikan dari target 15,7 juta pekerja. Di kami saja, ada pekerja kontrak yang masuk didalam data belum menerima hingga hari ini. Secara tidak langsung, kami juga menanyakan dan sebagian besar pekerja di Merauke juga menanyakan ke kami kapan subsidi itu cair,” tutur Alamsyah.

Untuk pengumpulan data yang tersisa, sambung Alamsyah, ditemui beberapa kendala yang langsung dihadapi pekerja dan pemberi kerja yakni mengenai pemenuhan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang belum valid. “Saya lihat ada beberapa kendala yang dihadapi pekerja maupun pemberi kerja itu sendiri. Yaitu terkait dengan pemenuhan Nomor Induk Kependudukan (NIK). “Masih ada beberapa NIK nya yang belum valid maupun yang benar – benar belum ada. Sehingga kami pun berupaya membantu pekerja dan pemberi kerja, beberapa hari yang lalu kami juga sudah berkoordinasi dengan dukcapil untuk mempercepat maupun mempermudah proses pengurusan NIK,” pungkasnya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *