Tokoh Masyarakat Apresiasi Pernyataan Ketua Malind Alim yang Menyejukan

0
Tarsis Rahailayaan.

Tarsis Rahailayaan

Merauke, PSP – Tokoh Masyarakat  Merauke,  Tarsis Rahailyaan merasa iba terhadap pemuda – pemuda yang beraksi unjuk rasa beberapa waktu lalu untuk menolak calon bupati dan wakil bupati non Papua.

“Saya sebagai tokoh masyarakat, merasa kasihan melihat anak – anak yang demo itu. Kalau ada tindakan keras dari aparat terhadap mereka mereka sudah jadi korban,” kata Tarsis kepada wartawan di salah satu Cafe di Merauke, Kamis (3/9).

Memang, lanjut Tarsis, menjadi dinamika demokrasi ketika ada suara yang disampaikan. Tetapi, diperlukan pihak keamanan bertugas sesuai mandat yang diberikan dalam melaksanakan keamanan dan kenyamanan hajatan nasional dari sabang sampai Merauke.

“Ini dinamika demokrasi silahkan-silahkan saja. Hajatan nasional dari sabang sampai Merauke. TNI dan Polri bertugas sesuai dengan mandat yang diberikan presiden itu harus diamankan,” kata Tarsis.

Tarsis juga menyayangkan sikap para pemuda pada saat sesi upacara damai yang dilakukan ketua 4 golongan adat Malind di DPRD Merauke beberapa waktu lalu.

“Bagi saya pertemuan upacara adat di DPR, masyarakat adat khusus orang tua sudah tidak dihargai oleh pihak pendemo. Sebagai anak adat harus hargai orang tua. Apalagi di upacara adat itu, hadir ketua – ketua paguyuban lainnya,” kata Tarsis.

Tarsis berpesan, agar pendemo sedianya tidak menghina etnis yang lain. “Saya pesan kepada anak – anak marind, jangan sampai menghina etnis lain tanpa alasan yang jelas, secara oknum silahkan saja. Karena saya sudah merasa tersinggung,” pesan Tarsis.

Menurutnya, menyoal tentang pengangkatan seseorang  sebagai anak adat Marind tidak perlu digembar – gemborkan.

“Tidak perlu kemudian digembar – gemborkan lagi oleh pendemo, sepantasnya tidak boleh disuarakan lagi. Tetapi ada cara yang baik duduk bersama. Karena penyelesaian di DPR itu secara adat bukan politik,” kata Tarsis.

Ia juga mengapresiasi penyampaian Ketua Adat Malind -Anim yang menyejukkan

“Penyampaian yang disampaikan Ketua Malind Anim sangat menyejukkan. Dan itu harus dihormati sebetulnya, karena disana semua orangtua,” pesan dia. Tarsis juga berharap, pihak keamanan sebisa mungkin terus mengawal proses keamanan dan kenyamanan menjelang pendaftaran. “TNI-Polri saya harap mengawal ini semua. Kita harus menjaga kestabilan di daerah ini,” harap Tarsis. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *