Pencarian Dua Korban Kapal Tenggelam Terkendala Cuaca

0
Keempat korban kapal kecelakaan yang selamat saat dievakuasi ke RS

Keempat korban kapal kecelakaan yang selamat saat dievakuasi ke RS. Foto: PSP/FHS

Supriyanto : Ketinggian gelombang capai 3,5 meter dan kecepatan angin hingga 60 km/jam

Merauke, PSP – Upaya pencarian terhadap dua korban kecelakaan kapal KMN Pelita Makmur, di perairan Torasi, yang belum ditemukan hingga saat ini terkendala dengan kondisi cuaca di laut.  Sedangkan, empat korban yang ditemukan selamat sudah dievakuasi ke RS Bunda Pengharapan, untuk mendapat penanganan medis, kemarin.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Supriyanto Ridwan, S.E, didampingi Komandan Satrol Lantamal XI dan Kepala Kantor Perikanan Merauke menyampaikan, Jumat (28/8). Ia menyebut, kondisi cuaca di lapangan berdasarkan data cuaca dari BMKG kurang bersahabat dengan ketinggian gelombang mencapai 3,5 meter serta kecepatan angin hingga 60 km/jam.

“Kondisi ini yang cukup menyulitkan proses pencarian hari ini,” ujarnya.

Hari ini,  katanya, akan dikerahkan dua alut kami yaitu Sea Riders dan speed boat untuk mendukung alut kami yang saat ini masih di Torasi melakukan pencarian,yang dikerahkan dari dermaga Merauke.

Keempat korban yang selamat dievakuasi dari Torasi menggunakan kapal nelayan Cahaya Anggeli. Mereka tampak syok sekali, atas musibah tersebut.  Personil Basarnas Merauke yang tetap mengenakan baju Hazmat dan personil Lantamal XI Merauke langsung mengantarkan mereka ke dalam mobil yang membawa menuju rumah sakit.

Rumah Sakit Bunda Pengharapan menjadi rujukan bagi korban mengingat kondisi dari mereka tidak stabil dan butuh perawatan medis. Oleh karena itu penanganan medis lebih intensif perlu dilakukan.

“Nanti setelahnya, baru kemudian pihak rumah sakit yang akan memutuskan mana korban yang diperbolahkan pulang sesuai status kesehatan masing-masing,” pungkasnya. Seperti diketahui, tenggelamnya kapal nelayan yakni KMN. Pelita Makmur akibat terhempas ombak besar di perairan Torasi. Empat korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat yaitu Banai, Anis, Tompo, dan Marsel. Keempatnya lantas di evakuasi sementara di Pos Angkatan Laut di Torasi, lalu dievakuasi ke Merauke. sedangkan dua lainnya,  Poli dan Manto, masih dicari.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *