Ponpes Al-Munawwaroh Bangun Pesantren Cabang Mimi Jagebob

0
Peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Al-Munawwaroh cabang Mimi Jagebob (1)

Peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Al-Munawwaroh cabang Mimi Jagebob. Foto: PSP/WEND

Merauke, PSP – Dalam rangka mengembangkan pendidikan Islam, Pondok Pesantren Al-Munawwaroh Merauke bangun pesantren cabang di Mimi Baru, Distrik Jagebob. Pembangunan ponpes cabang ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada Jumat, (21/8). Dalam kegiatan ini, turur hadir kepala Distrik Jagebob, kepala kantor urusan agama (KUA) Jagebob, tokoh-tokoh agama, ketua MUI jagebob, ormas-ormas serta TNI-Polri.

Pengasuh Ponpes Al-Munawwaroh Merauke, Ustad H. Abdul Kadir mengatakan bahwa ini merupakan pembangunan cabang ponpes Munawaroh 2 setelah sebelumnya telah membuka cabang di Distrik Muting. 

Sebagaimana Ajaran Nabi, imbuh Kadir, tahap awal pelaksanaan pembangunan akan dimulai dengan bangunan masjid. Yang mana, saat Nabi berhijrah ke Madinah, Masjid merupakan fasilitas pertama yang dibangun.    

“Kita rencanakan akan mengawali dengan pembangunan masjid. Karena kita belajar dari apa yang sudah diajarkan oleh baginda Rasullah, ketika berhijarah dari Mekah ke Madinah, hal pertama yang dilakukan adalah pembangunan masjid,” kata Kadir kepada Papua Selatan Pos melalu sambungan telepon, Minggu (23/8).

Sementara itu, pihaknya tidak mentargetkan kapan tahap awal pembangunan masjid akan bisa dirampungkan. Setelah pembangunan masid selesai, rencananya pada tahap selanjutnya akan dibangun kelas sebagai tempat belajar santriwan santriwati. 

“Karena ini kan pembangunan yang berjalan alami, jadi prosesnya mengalir saja menyesuiakan kondisi. Setelah pembangunan masjid, kemungkinannya akan kita bangun ruang kelas dan penunjang-penunjang lainnya,” tuturnya.

Selain itu, Kadir mengatakan bahwa pembanguan ponpes cabang ini bisa dilaksanakan setalah sebelumnya salah seorang anggota TNI mewakafkan sebidang tanah untuk pengembangan pondok pesantren. 

“Sebelumnya ada masyarakat yang mewakafkan tanahnya untuk pengembangan pesantren Al-munawwarah. Insyallah kami akan melanjutkan amanah untuk masyarakat jagebob,” ujarnya.

Ia berharap, kedepan ponpes Al-Munawwaroh akan menjadi kawah candra dimuka bagi pendidikan Al-Quran di sekitar distrik Jegebob. 

“Agar anak-anak disekitar sana bisa menjadi hafidz-hafdzah Quran. Karena anak-anak disana tergolong jauh dari pendidikan Islam. Jadi kita hadir ditenggah-tenggah mereka untuk menjawab tantangan ini. Mudah-mudahan harapan masyarakat ini bisa kita wujudkan, sesuai dengan visi misi yang akan kita kembangakan,” pungkasnya. [WEND-NAL] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *