Balita yang Tenggelam Ditemukan Tewas Mengapung
Petugas SAR saat mengevakuasi mayat bayi yang ditemukan sudah tak bernyawa ke darat.Foto: PSP/FHS
Merauke, PSP – Balita berumur tiga tahun yang dilaporkan tenggelam, ditemukan oleh tim SAR gabungan di hari kedua pencarian, Kamis (13/8) pagi, dengan kondisi mengapung dan tidak bernyawa lagi. Ia sebelumnya dilaporkan hilang di sekitar dermaga Distrik Fofi, Kabupaten Boven Digoel.
“Dia ditemukan berjarak sekitar setengah kilo meter dari lokasi awal kejadian mengarah ke timur, tepatnya koordinat 06°19’52.15’’ S – 139°57’59,39’’ E,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke, Supriyanto Ridwan,S.E, kemarin.
Upaya pencarian itu kata Supriyanto mempergunakan dua unit speed boat dan ditemukan berjalan dua jam sejak dimulainya pada pukul 06.00 wit. Pukul 08.30 wit jenasah korban diserahkan ke pihak Puskesmas Distrik Fofi untuk selanjutnya diserahkan pada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya balita tersebut, operasi SAR dinyatakan selesai serta seluruh unsur terlibat kembali ke kesatuan masing-masing. Personil Pos Pencarian dan Pertolongan Boven Digoel masih harus menempuh perjalan yang sama dengan hari sebelumnya, sekitar tujuh jam untuk dapat kembali kantor. Diberitakan sebelumnya bahwa diduga telah hilang seorang balita berusia 3 (tiga) tahun di sekitar dermaga Distrik Fofi kabupaten Boven Digoel, 11 Agustus 2020, sekitar pukul 16.00 wit.[FHS-NAL]
