Akhirnya, Pelaku Pembacokan di Lokalisasi Diringkus Polisi

0
Pelak

Merauke, PSP – Tim Opsnal dari Porles Merauke bersama petugas dari Polsek Onggaya, berhasil meringkus  pelaku panganiyaan berat berinisial AA, di salah satu rumah warga di Kampung Tomeraw, Distrik Naukenjerai, Selasa (11/8), sekitar pukul 01.20 Wit. Pemuda itu merupakan  pelaku penganiyaan berat yang tejadi di Lokalisasi Yobar, yang terjadi Sabtu (8/8). Dari dua korban, salah satunya mengalami pergelangan tangannya putus, setelah ditebas pelaku.

Demikian disampaikan Kapolres Merauke melalui Kasubag Humas, AKP Ariffin,S.Sos, kemarin. Pelaku sendiri yang kesehariannya berprofesi sebagai petani itu, sudah diamankan ke Mapolres Merauke untuk proses lebih lanjut. “Petugas juga sedang mendalami, antara pelaku dengan pemilik rumah ada  hubungan apa”, katanya.

Kasubag Humas menambahkan, keterangan awal yang diperoleh dari yang bersangkutan, ia mengakui perbuatannya.

Sementara Kasat Reskrim, AKP Carroland Rhamdhani,S.IK,SH,MH, mengungkapan penangkapan itu sendiri dilakukan setelah tim opsnal Sat Reskrim Merauke memperoleh informasi dari masyarakat bahwa terduga pelaku sedang berada di daerah Tomerau. Berdasarkan informasi tersebut, tim melakukan persiapan dan bergerak menuju daerah yang dimaksud. Setelah tim tiba di lokasi sasaran, kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap rumah yg diduga menjadi tempat persembunyian terduga pelaku.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, tim mendapati pelaku sedang tidur di rumah tersebut dan langsung diamankan,” ujarnya.

Kasat Reskrim menambahkan, kini yang bersangkutan sedang diperiksa oleh penyidik atas kasus yang dilaporkan. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa parang dan HP android.

Kasus itu sendiri diketahui setelah seorang saksi mendengar suara teriakan. Saksi pun keluar dari dalam kamarnya dan melihat korban pertama, yang merupakan pengunjung dengan kondisi pergelangan tangan putus. Saksi kemudian berhalan menuju kamar korban kedua, yang tidak lain adalah rekan kerjanya. Disana ia melihat, rekan kerjanya dengan kondisi tertidur dan wajah bersimpah darah.

Menurut warga setempat, pelaku diperkirakan masuk lewat kamar mandi, kemudian masuk ke kamar.  Pelaku yang membawa parang itu, diduga hendak melakukan pencurian. Pelaku belum sempat membawa kabur telepon genggam milik korban, ia langsung kabur. Pasalnya, warga di sekitar sudah banyak yang berkumpul. [FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *