Puluhan Box Anak Ayam Berumur 1 Hari Asal Jayapura Dimusnahkan

0
Pemusnahan anak ayam asal Jayapura yang mati dalam perjalanan (3)

Pemusnahan anak ayam asal Jayapura yang mati dalam perjalanan. Foto: PSP/ERS

Merauke – Sebanyak total 40 box Day Old Chick (DOC) atau anak ayam berumur satu hari asal Jayapura dimusnahkan pejabat Karantina Pertanian Merauke, Jumat (7/8). Hal ini dilakukan lantaran anak ayam jenis layer dan broiler ini ditemukan mati di alat angkutan pada saat perjalanan.

Medik Veteriner Stasiun Karantina Pertanian Kelasi I Merauke drh. Yayan mengatakan, anak ayam menunjukkan gejala hipoksia (kekurangan oksigen) saat pengangkutan, seperti letargi, dan mati kaku.

“Total 40 boks DOC yang mati, terdiri atas 39 box DOC layer dan 1 box broiler, milik 2 pengguna jasa yang rutin mendatangkan DOC dari Jayapura,” ujar Yayan dalam keterangan tertulisnya.

Dikatakan Yayan, hal itu diketahui petugas saat melakukan bongkar di kargo Bandara Mopah.

“Saat kami bongkar, kami mendapati DOC banyak yang mati, sehingga kami segera memilah antara yang mati dan hidup,”katanya.

Dia menyebutkan, sampel darah anak ayam -ayam tersebut diambil untuk dilakukan pengujian di laboratorium, dan segera dilakukan pemusnahan di insinerator Karantina Pertanian Merauke dengan disaksikan langsung oleh pemilik.

Sementara itu, Plt. Kepala Sub Seksi Pelayanan Oprasional Karantina Merauke drh. Yunetta Putri Arios, M.Si mengatakan, bila DOC mati di alat angkut segera dimusnahkan karena berpotensi membawa penyakit. “Sesuai Kepmentan No. 600/2017 Papua dinyatakan bebas dari Avian Influenza, pejabat di lapangan menjalankan SOP dan terus berkoordinasi, demi mempertahankan Papua yang bebas Avian influenza,” jelas Yunetta. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *