21 Mei 2024

Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Polres Merauke Buat Aplikasi ‘Saham SOS’

0

Kapolres Merauke saat melounching aplikasi Saham SOS, di Aula Mapolres Merauke, kemarin.Foto: PSP/FHS

Kapolres  : Ini Terobosan Kasat Reskrim dan semoga bermanfaat

Merauke, PSP – Kapolres Merauke, AKBP Ary Purwanto,S.IK didampingi Kasat Reskrim, AKP Carroland Rhamdhani,S.IK,SH,MH melounching aplikasi yang disebut ‘Saham SOS’ atau Sapa mo Help Merauke  SOS (save our souls) di Aula Mapolres Merauke, Kamis (23/7). Aplikasi tersebut bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam melaporkan suatu tindak pidana maupun  peristiwa, tanpa harus datang ke kantor polisi.

Kapolres menyebut, aplikasi ‘Saham SOS’ berawal dari keinginan kepolisian untuk memberikan pelayanan yang cepat dan mudah kepada masyarakat. Informasi tersebut langsung masuk ke operator dan diterima semua anggota Polres. Siapapun yang ada di sekitar TKP, bisa mengeksekusi atau memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain tugas Polri, penggunaan aplikasi itu juga  bersinergi dengan  Rumah Sakit, Pemadam kebakaran (Damkar), terkait dengan kejadian-kejadian  yang membutuhkan instansi tersebut untuk dapat melakukan proses cepat.

Prinsip kerjanya, mirip dengan prinsip grab atau online. Masyarakat bisa melaporkan di dalam apilkasi, disertai foto atau melalui tulisan saja. Kedua, masyarakat  yang berada di sekitar TKP dengan jarak radius 500 meter, juga akan mendapatkan notifikasi secara otomatis.

“Dengan demikian, sambil  menunggu polisi yang datang, masyarakat di sekitar lokasi, bisa melakukan bantuan, mengamankan TKP atau pun bisa mengejar pelaku kejahatan, bila dia masih ada di situ”, terang Kapolres.

Aplikasi itu, kata Kapolres, juga bertujuan untuk mengajak masyarakat saling peduli terhadap sesama dan menjadi polisi di wilayahnya masing-masing. Diharapkan, aplikasi itu dapat bermanfaat bagi masyarakat. Hal itu juga bagian dari komitmen kepolisian untuk cepat merespon dan memberikan  pelayanan paling mudah kepada masyarakat.

“Semakin banyak masya yang mendownload aplikasi ini, semakin banyak pula masyarakat yang terlayani”, ucapnya.

Mengantipasi layanan palsu, warga harus mengisi nomor KTP atau kartu pelajar, saat melapor. Apabila ada yang membuat laporan palsu, akan diberi tindakan hukum. Kapolres menambahkan, nama aplikasi ‘Saham SOS’  ini, diambil dari nama hewan yang jadi ciri khas Kabupaten Merauke.  Lounching aplikasi itu dilakukan lewat coffe morning yang mengundang tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, akademisi, aktifis, maupun pihak-pihak lainnya. Cara mendownload langsung di Google dengan alamat : http://patrolisibermerauke.com/sahamsos.apk atau http://patrolisibermerauke.com/landing/.[FHS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *