14 Juni 2024

Tidak Dapat Kucuran Dana, 53 ODHA Yasanto Kesulitan Bama

0

Leonardus Mahuze

Merauke, PSP – Ketua Yayasan Santo Anthonius (Yasanto) Merauke Leonardus Mahuze mengungkapkan, pihak yayasan tidak mendapatkan kucuran dana penanganan pasien kasus orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dari Pemerintah Kabupaten Merauke.

Hal itu membuat pihak yayasan kesulitan menyediakan bahan makanan untuk para pasien ODHA yang kini berjumlah 53 orang.

Menurut Leonardus Mahuze, seharusnya pemerintah tidak menutup mata tentang penyediaan anggaran bagi pasien ODHA yang adalah orang Merauke.

“ODHA kesulitan dalam menerima bahan makanan. Kami dari yayasan melaksanakan kegiatan pelayanan ke masyarakat yang adalah orang Merauke. Sebenarnya, dengan tidak adanya lagi donatur yang membantu pasien HIV/AIDS, harus pemerintah menyediakan dana , karena ada dalam peraturan daerah (Perda) juga. Apakah langsung dalam bentuk dana hibah ke yayasan atau lewat KPA sebenarnya harus disediakan karena ada perdanya,” jelas Leonardus Mahuze kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (10/7).

Dikatakan Leonardus Mahuze, yayasan telah melakukan konsultasi ke pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait penggunaan anggaran untuk kemanusiaan.

“Selama ini memang mendapat dana hibah dari pemda langsung ke yayasan, walaupun mungkin aturan dana hibah itu hanya sekali. Tetapi untuk kasus – kasus seperti ini , kami sudah konsultasi ke BPK , mereka sudah datang menyaksikan langsung apa yang kami lakukan, mereka tidak mengatakan tidak boleh dapat dana hibah lagi, tetapi sepanjang itu program kemanusiaan mereka bilang tidak ada masalah,” katanya.

Masih menurut dia, harusnya pemda tidak boleh menutup mata dan harus menyediakan anggaran untuk itu.

“Harusnya pemda tidak boleh menutup mata, apalagi ODHA yang kami layani adalah orang Merauke yang punya hak juga menerima dana alokasi APBD,” ungkapnya. Sejauh ini, tambahnya, yayasan bertahan melayani pasien ODHA dari kepedulian pihak luar. “Kami bertahan, karena adanya kepedulian dari pihak lain, tapi kami tidak bisa bantu yang dirujuk dari rumah sakit. Rumah sakit merujuk pasien ODHA yang sudah selesai perawatan medis nya itu dirujuk ke Yasanto , kalau pemerintah tidak bantu Yasanto urus mereka pakai apa,” tambahnya. [ERS-NAL]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *